Dirjen Perhubungan Darat Diminta Bangun Pelabuhan untuk Warga Pulau Terluar Pangkep

Andi Iwan Darmawan Aras mendesak Direktorat Perhubungan Darat membangun pelabuhan penyebrangan untuk warga pulau terluar Pangkep.

Editor: Ari Maryadi
Dok DPR RI
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras. Politisi asal Sulawesi Selatan itu meminta Dirjen Perhubungan Darat membangun pelabuhan penyebrangan untuk warga pulau terluar Pangkep. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras mendesak Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Hendro Sugiatno membangun pelabuhan penyebrangan untuk warga kepulauan terluar di Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan.

Andi Iwan Darmawan Aras mengungkapkan, penduduk pulau terluar Pangkep begitu kesulitan dalam akses penyebrangan laut selama ini.

Ia mengatakan, lokasi pulau Pangkep tersebut jauh dari Kota Pangkep.

Bahkan sudah dekat dengan Kalimantan Selatan dan Lombok Nusa Tenggara Barat.

"Kami harap mungkin Dirjen Darat bisa intervensi untuk pelabuhan penyerangan, karena ini sangat dibutuhkan oleh warga Pangkep," kata Andi Iwan Darmawan Aras di DPR RI Kamis (8/9/2022).

Andi Iwan menegaskan, aktivitas masyarakat Pangkep dari kepulauan ke ibukota selama ini sangat masif.

Ia mengungkapkan, jumlah penduduk Pangkep di kepulauan terluar mencapai 40 ribu.

"Itu cukup masif aktivitas masyarakat pulau terluar. Data kami masyarakat pulau terluar itu ada 40 ribu jiwa di kecamatan terluar. Ini berbatasan Kalimantan Selatan, bahkan ada lebih dekat dengan Lombok Nusa Tenggara Barat," tegas Andi Iwan.

Sebagai legislator asal Sulawesi Selatan, Andi Iwan berharap usulan pembangunan pelabuhan tersebut dapat dianggar di APBN tahun mendatang.

Ia meminta Dirjen Perhubungan Darat memberi perhatian khusus jika Dirjen Perhubungan Laut tidak bisa.

"Kami harap Dirjen perhubungan darat perlu memberi perhatian khusus, kalau Sabuk Nusantara tidak bisa. Kami harap Dirjen perhubungan darat membuat studi, kami sudah usulkan ke Bapak. Mudah-mudahan bisa ke depan sudah bisa dapat alokasi anggaran," tegasnya.(*)

Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved