Sungai Galaggara Maros Diduga Tercemar hingga Buat Masyarakat Gatal-gatal, Ini Reaksi Wakil Bupati

Warga mengalami gatal-gatal hingga memutuskan untuk tidak lagi menggunakan air sungai tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Saldy Irawan
DOK PRIBADI
Suhartina Bohari Kunjungi Sungai Galaggara yang Diduga Tercemar    

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Puluhan warga Kelurahan Mattirodeceng, Kecamatan Lau, keluhkan mengalami gangguan kulit atau gatal-gatal setelah menggunakan air di sungai Galaggara. 

Kuat dugaan, air sungai tersebut telah tercemar.

Warga mengalami gatal-gatal hingga memutuskan untuk tidak lagi menggunakan air sungai tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.

Menanggapi laporan tersebut, Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari meninjau dan melihat langsung kondisi sungai tersebut.

Pihaknya memastikan langsung apa yang menjadi keluhan warga.

"Kemarin kami terima laporan tentang keluhan warga yang diserang gatal, setelah menggunakan air sungai tersebut. Dan rasa gatal itu kontras terasa di hari itu juga. Makanya kami meninjau langsung aliran sungai ini," Kamis (8/9/2022).

Suhartina bahkan memerintahkan pihak Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup kabupaten Maros untuk mengambil sampel air. 

Hal ini untuk meastikan penyebab utama air sungai tercemar.

"Bahkan saya sudah meminta DLH untuk mengambil sampel airnya, untuk tahu apa penyebab pencemaran air sungai ini," ujarnya.

Dia menuturkan, untuk menghindari banyaknya warga yang terserang gatal, maka warga menginsiatif menggunakan air tersebut untuk mengaliri sawah.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved