PN Sinjai Tolak Gugatan Legislator PBB Hasnah, Tidak Diterima Dipecat Yusril Ihza Mahendra

Hasnah menggugat karena SK pemecatannya sebagai anggota DPRD Sinjai dari partainya ia nilai tidak sesuai prosedur partai.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Saldy Irawan
DOK PRIBADI
Kuasa Hukum, Ketua DPC PBB Zainuddin, Khair Syurkati memberikan keterangan pers di PN Sinjai, Kamis (8/9/2022) 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA- Gugatan Anggota DPRD Sinjai, Sulawesi Selatan, Hasnah tidak diterima oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Sinjai, Sulawesi Selatan, Kamis (8/9/2022).

Materi gugatan Hasnah yang dimohonkan di Pengadilan Negeri (PN) Sinjai sebelumnya yakni mengugat DPP PBB yang saat ini diketuai Prof Dr Yusril Ihza Mahendra, SH, M. Sc, DPW PBB Sulawesi Selatan, dan DPC PBB Sinjai.

Hasnah menggugat karena SK pemecatannya sebagai anggota DPRD Sinjai dari partainya ia nilai tidak sesuai prosedur partai.

Hasnah menganggap SK yang dikeluarkan DPP itu tidak sesuai dengan aturan dan ketentuan UU, AD/ART Partai karena cacat prosedur sehingga harus dinyatakan keputusannya cacat hukum.

Keputusan itu digugat di PN Sinjai. Namun majelis hakim tidak dapat menerima gugatan kepada DPC, DPW dan DPP untuk segera mencabut atau membatalkan SK pemecatannya. 

" Jadi majelis hakim PN Sinjai yang terdiri dari Riski Hayber, Wildan Istighfar, Risal Sinurat tidak menerima tuntutan penggugat Hasnah karena tuntutannya dinilai prematur seluruhnya," jelas Kuasa Hukum Ketua DPC PBB Sinjai, Khair Syurkati. 

Gugatan tersebut tidak dapat diterima seluruhnya karena tidak memenuhi prosedur mahkamah partai mulai dari DPC, DPW hingga DPP. 

Sebelumnya Hasnah diproses pemberhentian antar waktu karena dinilai tidak taat dan komitmen aturan partai termasuk kepada Ketua DPC PBB Sinjai

Dengan demikian surat PAW DPP kepada Hasnah dianggap sah dan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman sudah dapat memeroses PAW tersebut, jelas Khair Syurkati. 

Sebelumnya Ketua DPRD Sinjai, Jamaluddin sudah mengirim surat proses PAW Hasnah ke Zainuddin.

Surat itu sudah tiba di meja gubernur Sulsel. Dan pihak Hasnah tidak melakukan kasasi maka keputusan PN Sinjai sudah dianggap final. 

Sementara kuasa hukum, Hasnah bernama Ahmad Marzuki manyampakan ke majelis hakim bahwa pihaknya sementara masih pikir-pikir.

" Sementara masih pikir-pikir Majelis Hakim," kata Ahmad Marzuki saat ditanyai soal keputusan tersebut.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved