Opini Abustan

Opini Abustan: In Memoriam Sahabatku DR Hamzah Baharuddin

Saya tertegun sejenak dan kaget, tatkala membuka Whatshaff (WA) melihat gambar-gambar proses penguburan dosen fakultas hukum UMI. 

DOK PRIBADI
DR H Abustan, Dosen Magister Ilmu Hukum Universitas Islam Jakarta (UID) 

Oleh: DR H Abustan
Dosen Magister Ilmu Hukum Universitas Islam Jakarta (UID)

TRIBUN-TIMUR.COM - Ketika Senin (5/9/2022) pagi, kami baru saja selesai melaksanakan salah satu Tri Darma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian kemasyarakatan (Abdimas) di Desa Ciweday, Kecamatan mekar jambu, Kota Bandung, Jawa Barat.

Dalam perjalanan menuju pulang Jakarta baru saja membuka HP setelah dua hari berada di lokasi penelitian. Saya tertegun sejenak dan kaget, tatkala membuka Whatshaff (WA) melihat gambar-gambar proses penguburan dosen fakultas hukum UMI

Dan, betapa terkejutnya saya ketika membaca ucapan duka cita pimpinan dan segenap civitas akademika Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia atas berpulangnya kerahmatullah DR Hamzah Baharuddin, SH.MH.

Seketika, ingatan saya berputar ke masa lalu perjalanan hidup dan kebersamaan kami dengan almarhum. Saat sama_sama melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) sekitar tahun 1987 yang merupakan KKN pertama UMI. Kami berangkat bersama dan satu pondokan di lokasi Kelurahan Darma Kabupaten Polmas. Yang merupakan jalur poros satu_satunya yang menghubungkan dengan Kabupaten Mamasa.

Walau demikian, aktifitas atau kegiatan kami berdua memang selalu bersama. Baik dalam bentuk kelompok belajar yang populer ketika itu study Colectivitas Communal (CC) maupun kajian_kajian dan berbagai diskusi yang kebetulan punya kegemaran dan kesenangan yang sama.

Setelah penyelesaian study S1 kami pun di wisuda sama_sama (1988). Pasca kegiatan kampus itulah kami berpisah jalan sebagai sebuah pilihan hidup. Almarhum melanjutkan studinya di Unair Surabaya (S2) dan kami memilih jalan di dunia praktisi hukum (Pengacara Praktek kini Advokat). Dengan cara membuka kantor Lawyer yang melayani bantuan hukum masyarakat pencari keadilan.

Dalam amatan saya, sejauh yang saya ketahui almahum begitu percaya dan yakin tentang potensi dan kapasitas dirinya. "Kita harus melangkah lebih jauh di dunia pendidikan rekan, rasanya tak cukup modal pendidikan jenjang S1 terjun ke masyarakat" kata almarhum bersemangat yang terus membekas tak lekang di makan waktu sampai sekarang.

Gagasan dan pemikirannya itu, memang sangat kental dalam semangatnya menempuh pendidikan. Setelah berhasil menyelesaikan S2 dan melanjutkannya ke S3 sembari bolak_balik mengajar dikampus tercinta Universitas Muslim Indonesia.

Pencapaian pendidikan yang telah ditorehkan juga tercermin dalam kehidupan se hari_hari. Acapkali dalam diskusi meskipun cuman ngomong santai selalu menyelipkan kata_kata bijak filosof besar seperti Socrates, Plato, Aristoteles sampai filosof era moderen Rene Descartes.

Kondisi dan watak idealisme almarhum membuat kami selalu "tergoda" untuk bertukar fikiran. Meski kami punya kesibukan dan jarak, akan tetapi tak membuat komunikasi / silaturrahim kami ada kesenjangan atau terputus. Tetapi, justru menimbulkan banyak moment berbincang bahkan terkadang berdebat ketika atmosfirnya mulai memanas membahas soal isu_isu Kritis demokrasi dan atmosfir politik di era kontemporer.

Begitu pula ketika awalnya saya menyampaikan niat saya mau masuk ke gelanggang politik pada awal reformasi. Ia begitu respon dan antusias mendorong saya, apalagi ketika saya menyampaikan akan masuk partai baru yang bisa melakukan perubahan. Dan, kecenderungannya adalah partai yang digagas tokoh reformasi Amien Rais. "Silahkan rekan, harus ambil peran" kata almarhum ketika itu yang khas dengan panggilan kami berdua adalah kata "rekan". Begitulah seorang sahabat yang selalu menunjukkan persaudaraan yang sejati.

Kini, absolutisme Ilahi tentang kematian hamba_Nya kembali diteguhkan melalui kepergian mu , selamat jalan rekan. Innalillahi wa innalillahi rojium.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved