Capai Swasembada Beras, Presiden Jokowi Akui Bangga pada Kinerja Sektor Pertanian Indonesia

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa ia bangga pada kinerja sektor pertanian Indonesia dalam acara sarasehan 100 ekonomi Indonesia.

Editor: Content Writer
DOK KEMENTAN
Saat berlangsungnya acara sarasehan 100 ekonomi Indonesia yang disiarkan melalui CNBC, Rabu, (7/9/2022). 

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa ia bangga pada kinerja sektor pertanian Indonesia dalam acara sarasehan 100 ekonomi Indonesia yang disiarkan melalui CNBC, Rabu, (7/9/2022).

Hal ini dikarenakan pertanian Indonesia terus alami pertumbuhan secara positif dan mampu mewujudkan cita-cita swasembada beras selama tiga tahun berturut-turut, sejak 2019 hingga 2021, yang terus alami pertumbuhan secara positif dan mampu mewujudkan cita-cita swasembada beras selama tiga tahun berturut-turut, sejak 2019 hingga 2021, 

Capaian tersebut tak lepas dari perencanaan yang matang dari pembangunan infrastruktur yakni embung dan jaringan irigasi.

Jokowi juga menyebutkan bahwa irigasi Indonesia sudah mencalai 1,1 juta hektar.

"Sehingga kemarin kita mendapatkan penghargaan dari IRRI (International Rice Research Institute) yang menyatakan sistem ketahanan pangan kita baik dan mencapai swasembada beras sejak 2019," lanjut Jokowi.

Lebih lanjut Jokowi mengaku bahwa ekonomi Indonesia terus alami pertumbuhan dengan baik.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menekankan bahwa sektor pangan menjadi sektor yang sangat penting dalam menunjang kehidupan masyarakat sehari-hari.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menekankan bahwa sektor pangan menjadi sektor yang sangat penting dalam menunjang kehidupan masyarakat sehari-hari. (DOK KEMENTAN)

Sehingga dalam kurun waktu 27 bulan terakhir neraca Indonesia selalu surplus.

"Padahal, pandemi dan krisis global lainya membuat banyak negara tumbuh negatif," kata Jokowi.

Presiden RI ini juga melanjutkan bahwa sudah 27 bulan neraca Indonesia selalu surplus yang sebelumnya selalu negatif.

Ia menambahkan bahwa sektor pertanian harus mengarah pada sistem dan kelengkapan teknologi sehingga ke depan masuk pada ekosistem berbasis digital.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved