Alasan Lapas Tangerang Lepas Pinangki Narapidana Kasus Djoko Tjandra Bocor, Bebas Sebelum 10 Tahun

Pinangki bisa menghirup udara bebas setelah mendekam di Lapas Kelas IIA Tangerang. Padahal dulu divonis 10 tahun penjara.

Editor: Ansar
Kolase TribunTimur.com
Pinangki Sirna Malasari dan Djoko Tjandra. Pinangki oknum jaksa yang terbukti terima suap dari Djoko Tjandra dalam kasus skandal Bank Bali kini sudah bebas. Dulu divonis 10 tahun penjara. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Ingat Pinangki Sirna Malasari oknum jaksa yang terbukti terima suap dari Djoko Tjandra dalam kasus skandal Bank Bali?

Kini mendapatkan pembebasan bersyarat setelah menjalani hukuman dua tahun penjara.

Pinangki bisa menghirup udara bebas setelah mendekam di Lapas Kelas IIA Tangerang. Padahal dulu divonis 10 tahun penjara.

Bebasnya Jaksa Pinangki dari penjara disampaikan Koordinator Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Rika Aprianti, kepada Tribun saat dikonfirmasi, Selasa (6/9/2023).

"Iya betul (Pinangki bebas bersyarat)," kata Rika Aprianti,

Sebelumnya, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memotong hukuman jaksa Pinangki Sirna Malasati atas kasus penerimaan suap, permufakatan jahat, dan pencucian uang.

Potongan hukuman dari 10 tahun menjadi empat tahun penjara.

Adapun pemotongan hukuman tersebut diputuskan majelis hakim dengan mempertimbangkan beberapa hal.

Kolase foto Pinangki Sirna Malasari saat masih menjadi jaksa, saat menjalani sidang sebagai terdakwa dan saat bebas bersyarat. Saat bebas dari foto yang diperoleh Tribun terlihat Pinangki tampil beda. Kalau sebelumnya ia mengenakan jilbab saat diperiksa Kejaksaan Agung dan menjalani persidangan, kini jaksa muda kelahiran 21 April 1981 tersebut melepas jilbabnya.
Kolase foto Pinangki Sirna Malasari saat masih menjadi jaksa, saat menjalani sidang sebagai terdakwa dan saat bebas bersyarat. Saat bebas dari foto yang diperoleh Tribun terlihat Pinangki tampil beda. Kalau sebelumnya ia mengenakan jilbab saat diperiksa Kejaksaan Agung dan menjalani persidangan, kini jaksa muda kelahiran 21 April 1981 tersebut melepas jilbabnya. (Tribunnews.com)

Salah satunya, karena Pinangki dianggap sudah mengaku bersalah dan menyesali perbuatannya.

"Bahwa terdakwa mengaku bersalah dan mengatakan menyesali perbuatannya serta telah mengikhlaskan dipecat dari profesi sebagai jaksa.

Oleh karena itu ia masih dapat diharapkan akan berperilaku sebagai warga masyarakat yang baik," demikian disebutkan dalam laman putusan Mahkamah Agung (MA) seperti dilansir dari Antara, Selasa (15/6/2021).

Hakim juga mempertimbangkan Pinangki adalah seorang ibu dari anak berusia empat tahun, sehingga layak diberi kesempatan untuk mengasuh dan memberi kasih sayang kepada anaknya dalam masa pertumbuhan.

Pertimbangan lainnya yakni Pinangki sebagai wanita harus mendapat perhatian, perlindungan, dan diperlakukan secara adil.

"Bahwa perbuatan Terdakwa tidak terlepas dari keterlibatan pihak lain yang turut bertanggung jawab, sehingga kadar kesalahannya memengaruhi putusan ini," demikian yang tertulis dalam laman putusan MA.

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved