Pemilu 2024

IAS Imbau Pemilih Milenial Tidak Apolitis Jelang Pemilu 2024

Ketua Tim Relawan Pemenangan Airlangga Hartarto Wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) Ilham Arief Sirajuddin (IAS) mengimbau pemilih milenial tak apolitis

Penulis: Wahyudin Tamrin | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN TIMUR/Kaswadi
Ketua Tim Relawan Pemenangan Airlangga Hartarto Wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) Ilham Arief Sirajuddin (IAS) mengimbau pemilih milenial tidak apolitis jelang Pemilu 2024.  

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Tim Relawan Pemenangan Airlangga Hartarto Wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) Ilham Arief Sirajuddin (IAS) mengimbau pemilih milenial tidak apolitis jelang Pemilu 2024. 

Menurut IAS,  gabungan pemilih gen Z plus milenial gen Y dipastikan bisa menentukan kualitas hasil pemilihan 2024. 

Baik itu pemilihan presiden, legislatif semua tingkatan, DPD RI, hingga kepala daerah. 

Kelompok pemilih Gen Z adalah pemilih di rentang umur 17-23 tahun. 

Sementara kelompok pemilih gen Y atau milenial di rentang umur 24 sampai 39 tahun. 

Dalam survei nasional Litbang Kompas 2022, dari 190,5 juta pemilih, Gen Z berada di kisaran 15,82 persen. 

Sementara Gen Y berada di kisaran 35,59 persen. 

"Separuh lebih dari total pemilih adalah Gen Z dan Y," kata IAS kepada Tribun-Timur.com, Selasa (6/9/2022).

Potret serupa, kata dia, juga terlihat dalam demografi pemilih di Sulsel pada 2024 mendatang. 

Gabungan dua kelompok pemilih ini menyentuh angka 50,5 persen. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved