Adopsi Anak Hasil Hubungan Gelap Oknum Polisi, Pasutri di Luwu Timur Malah Jadi Tersangka

Pasangan suami istri Oky dan Yulis yang mengadopsi anak dari sahabatnya ditetapkan sebagai tersangka.

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/IVAN ISMAR
Kasat Reskrim Polres Luwu Timur AKP Muhammad Warpa. AKP Muhammad Warpa mengatakan selain Oky dan Yulis, RE atau orangtua kandung dijadikan tersangka kasus pemalsuan akta kelahiran. 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Kasus adopsi anak di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan masih jadi perhatian.

Terbaru, pasangan suami istri Oky dan Yulis yang mengadopsi anak dari sahabatnya ditetapkan sebagai tersangka.

Oky dan Yulis tinggal di Sorowako, Luwu Timur. Yulis dan suaminya mengadopsi anak RI karena kasihan kepada bayi yang dilahirkan sahabatnya itu.

Oki dan Yulis ini viral lantaran jadi tersangka setelah membantu mengadopsi anak kandung dari sahabat karibnya RI.

Anak yang diadopsi Oky dan Yulis ini merupakan hasil hubungan luar nikah antara RI dengan oknum polisi berinisial RE yang bertugas di Makassar.

Anak kandung RI dan RE berinisial AMR. Oky dan Yulis dilaporkan pada 16 Desember 2021 oleh SK, nenek atau Ibu kandung RI ke Polres Luwu Timur.

Laporan SK ke polisi, Oky dan Yulis membuat dokumen akta kelahiran palsu terhadap cucunya.

Setelah serangkaian pemeriksaan pada 29 Juni 2022, Oky dan Yulis ditetapkan sebagai tersangka.

Dengan tuduhan melakukan pelanggaran atas UU RI No 93 tahun 2013 tentang administrasi kependudukan.

Dimana ancaman hukuman kurungan 6 tahun penjara dan denda Rp 50 juta. Berkas keduanya telah dikirimkan ke Kejaksaan Negeri Luwu Timur untuk proses persidangan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved