Warga Boting Palopo Menyerahkan Diri ke Polisi Usai Aniaya Anak di Bawah Umur

Kasi Humas Polres Palopo, AKP La Simeng, mengatakan, R merupakan warga Kelurahan Boting, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Saldy Irawan
NTMC POLRI
Ilustrasi tersangka kasus korupsi diborgol KPK. 

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Pria berinisial R (30) menyerahkan diri ke Polres Palopo.

R berurusan dengan polisi usai menganiaya anak dibawah umur.

Kasi Humas Polres Palopo, AKP La Simeng, mengatakan, R merupakan warga Kelurahan Boting, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan.

"Kasus ini kami tangani karena ada laporan dari keluarga korban," kata La Simeng, Minggu (4/9/2022).

Kasus penganiayaan bermula pada Sabtu (13/9/2022) lalu.

Saat itu, korban sedang bermain di wilayah Kelurahan Boting.

Dimana teman bermain korban adalah ponakan R.

Pada saat itu, tiba-tiba korban dan ponakan R berkelahi.

Kemudian R datang untuk melerai.

Namun R tidak hanya melerai, ia juga mencekik dan menusuk leher korban menggunakan kuku.

Juga memegang kera baju korban dan membuangnya ke jalan.

"Korban mengalami sakit di bagian leher, dada, dan kaki," beber La Simeng.

Usai menerima laporan dari keluarga korban, polisi melakukan pendekatan secara kekeluargaan.

Terhadap keluarga pelaku agar pelaku menyerahkan diri dan pihak keluarga pelaku siap menyerahkannya.

"Pada Jumat (2/9/2022) sekitar pukul 22.00 Wita, pelaku menyerahkan diri ke Polres Palopo untuk mempertanggungjawabkan apa yang dilakukannya," katanya.

La Simeng menambahkan, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.

"Kalau keluarga korban, mereka berharap pelaku dapat dihukum seberat-beratnya," pungkasnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved