Soal Kenaikan BBM, Syahar Alrif: Kalau Inflasi Segera Kasih Stimulus ke Warga

Legislator Nasdem ini mengatakan, langkah yang bisa ia lakukan sebagai anggota DPRD Sulsel menjamin realisasi stimulus tersebut di realisasi pusat.

Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Waode Nurmin
DOK PRIBADI
Sekretaris DPW Nasdem Syaharuddin Alrif 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah resmi mengumumkan kenaikan harga BBM.

Harga BBM mengalami kenaikan, yakni Pertalite, Solar subsidi, dan Pertamax.

Kenaikan harga BBM jenis Pertalite dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter.

Harga Solar subsidi dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 10.000 per liter.

Harga Pertamax dari Rp 12.500 per liter menjadi Rp 14.500 per liter.

Sekretaris DPW Partai Nasdem, Syaharuddin Alrif merespon kenaikan BBM Bersubsidi saat dihubungi via telepon.

Menurutnya, pemerintah sudah melakukan langkah tepat memutuskan naiknya harga BBM Bersubsidi.

Syahar menganggap, pemakaian BBM subsidi di level akar rumpu belum terkontrol.

"Saya lihat masih banyak kendaraan roda empar yang masih pakai BBM subsidi. Saya kira, dari perspektif pemerintah ini sudah tepat," katanya, Minggu (4/9/2022).

Kenaikan BBM menurut Syahar, harus ditimpali dengan bantuan stimulus dari pemerintah pusat.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved