Cerita Kepala Bandara Toraja Agus Nur Cahyono yang Pernah Jadi Jurnalis

Kisah Kepala Bandara Toraja rupanya pernah bekerja di kantor media besar di Indonesia, sebelum menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS)

Penulis: Kristiani Tandi Rani | Editor: Waode Nurmin
Tribun-Timur/Kristiani Tandi Rani
Kepala Penerbangan Toraja, Agus Nur Cahyono saat ditemui di Kantor Bandar Udara Buntu Kuni, Simbuang, Mengkendek, Tana Toraja. Jumat (2/9/2022). 

TRIBUN-TIMUR.COM, TORAJA - Kepala Bandara Toraja, Agus Nur Cahyono pernah meniti karir menjadi jurnalis foto.

Sebelum mengabdi menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), dia mengatakan pernah mengabdi semasa kuliah di media nasional Indonesia

"Saya jadi jurnalis selama 3 tahunan, di kantor Jawapos sebagai fotografer," katanya saat ditemui di Kantor Bandar Udara Buntu Kuni, Simbuang, Mengkendek, Tana Toraja, Jumat (2/9/2022).

Menurut Agus Nur Cahyono, meski kadang harus naik motor dan kehujanan selama liputan tapi itu adalah sebuah pengalaman berkesan dalam hidupnya.

"Saya naik motor, hujan-hujan cari foto. Gajinya cukuplah untuk nambah-nambah uang pengeluaran selama masa kuliah," ujar Kepala Penerbangan Toraja ini menceritakan kisahnya.

Ia mengatakan sebagian besar konsep pemberitaan di Jawapos yang menggunakan struktur China Mainnded yang lebih fokus ke konsep China menjadi daya tarik sendiri untuknya.

"Kalau Jawapos itu konsepnya China mainded, condong ke konsep-konsep China, makanya kebanyakan beritanya itu menggunakan konsep China mainded itu tadi," jelasnya.

Dikejar deadline liputan juga pernah dilalui oleh Agus Nur Cahyono semasa menjadi jurnalis, tak jarang pula Ia harus melawan situasi tidak ideal dilapangan selama liputan.

"Kitakan ditarget, kalau nda salah jam 4 atau jam 3 ya dulu. Kalau hujan ya terpaksa harus hujan-hujanan, kantornya waktu itu di Graha Pena," ujarnya sambil tertawa.

Sebelum menjadi kepala bandara, pria asal Jawa ini mengatakan pernah meniti karir di Surabaya dan Jakarta.

"Saya kerja di sekitaran Surabaya, habis itu diterima jadi PNS penempatan Jakarta tahun 2008. Disini baru dua bulan," tuturnya.

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved