Dua Bulan Diberlakukan Check Point, Pinrang Raup Rp200 Juta dari Pajak Tambang Pasir

"Pendapatan pajak itu dari pemberlakuan pos check point di Kecamatan Suppa selama dua bulan beroperasi," katanya.

Penulis: Nining Angraeni | Editor: Waode Nurmin
Pemkab Pinrang
Pemerintah Kabupaten Pinrang saat sosialiasi terkait pemberlakuan kembali check point tentang pajak mineral bukan logam dan bangunan (minerba), Senin (27/6/2022). 

TRIBUNPINRANG.COM, PINRANG - Penarikan pajak sektor tambang Kabupaten Pinrang telah mengumpulkan penerimaan pajak Rp200 juta lebih.

Jumlah tersebut didapat dalam waktu dua bulan. Periode 1 Juli-1 Agustus 2022.

Hal itu dikatakan Kepala Bidang Pendapatan Badan Keuangan Daerah Kabupaten Pinrang, Harumin, Jumat (2/9/2022).

"Pendapatan pajak itu dari pemberlakuan pos check point di Kecamatan Suppa selama dua bulan beroperasi," katanya.

Dia mengatakan, penarikan jenis pajak bahan mineral bukan logam itu berhasil mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pinrang.

Menurutnya, dari sektor tambang pasir ia mengklaim masih terus bertambah seiring pemberlakukan pos check point di Kecamatan Tiroang dan Lembang.

"Ini baru check point Suppa yang masuk sekitar 25 kubik pasir atau kurang lebih Rp200 juta uang yang masuk menjadi PAD kita. check point Tiroang dan Lembang belum terhitung," tuturnya.

Saat ini, kata Harumin, proses pemasangan pos check point di dua wilayah tersebut sementara berjalan.

Ia mengaku di awal penerapan kebijakan mendapat berbagai tantangan.

Namun, perlahan kesadaran wajib pajak semakin meningkat.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved