Curhat Emak-Emak Lihat Harga Bahan Pokok Naik, Ada yang Sampai Gulung Tikar Ganti Jual Es
Lisa harus gulung tikar dan beralih menjual es kelapa muda di Jl AP Pettarani untuk mendapatkan penghasilan sehari-hari.
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Waode Nurmin
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Naiknya beberapa harga Bahan Pokok dikeluhkan kalangan masyarakat.
Tribun Timur mendatangi Pasar Pabaeng-baeng di Jl Sultan Alauddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (2/9/2022) untuk menanyakan langsung kepada para pembeli.
Lisa (36) misalnya, ia merasa terbebani dengan kenaikan beberapa bahan pokok di pasaran.
Sebagai pedagang makanan jadi, Lisa bahkan harus gulung tikar dan beralih menjual es kelapa muda di Jl AP Pettarani untuk mendapatkan penghasilan sehari-hari.
"Sangat terasa, apalagi beras, telur dan minyak. Saya ini dulu jual makanan jadi, tapi harus tutup karena itu," katanya.
Senada dengan Lisa, Darmawati (42) juga merasakan hal serupa.
Sejak naiknya harga telur menjadi Rp 60 ribu per rak, ia mengurangi pembelian dan menggantinya dengan bahan lain sebagai masakan.
"Saya sekarang sudah kurangi, ganti tahu dan tempe," jelasnya.
Sebagai Ibu dengan tiga orang anak, dulu ia mengandalkan telur sebagai menu andalan untuk dihilangkan di keluarganya.
"Saya kan banyak, jadi telur ji biasa saya masak untuk di rumah," ujarnya.
Laporan Jurnalis Tribun Timur Muh Sauki Maulana