Rekonstruksi Suami Tewaskan Istri Karena Masalah Ranjang di Tana Toraja, Kronologi?

Adapun modusnya yaitu hanya spontan. suami marah ketika sang istri melayangkan parang ke arahnya didalam kamar

Penulis: Kristiani Tandi Rani | Editor: Waode Nurmin
Tribun-Timur/Kristiani Tandi Rani
Rekontruksi kasus pembunuhan MR (60) ibu rumah tangga yang dilakukan oleh suaminya inisial MH (70). Rabu, (31/8/2022) 

TRIBUN-TIMUR.COM, TORAJA - Tim Identifikasi Sat Reskrim Polres Tana Toraja bersama Jaksa Penuntut Umum Makale menggelar rekontruksi kasus pembunuhan terhadap MR (60) ibu rumah tangga yang dilakukan oleh suami inisial MH (70).

Rekontruksi berlansung selama satu jam di rumah tersangka di Kelurahan Padangiring Kecamatan Rante Tayo Kabupaten Tana Toraja, Rabu (31/8/2022).

Kasus pembunuhan terhadap MR (60) sempat menjadi pertanyaan khalayak umum siapa pelaku dan bagaimana modusnya.

Sebab korban ditemukan didalam kamarnya dalam keadaan tersungkur berlumuran darah dengan penuh luka robek disekujur tubuhnya di Kelurahan Tapparan Kecamatan Rante Tayo pada 28 Juli 2022.

Usai dilakukan rekontruksi Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, AKP Ahmad yang memimpin jalannya kegiatan rekontruksi mengatakan bahwa ada 14 adegan yang diperagakan tersangka beserta dengan tiga orang saksi

" Hari ini kami bersama Jaksa Penuntut Umum (JPU) Makale melaksanakan rekontruksi kasus pembunuhan terhadap MR dimana pelakunya adalah suaminya sendiri inisial MH," ujar AKP Ahmad.

Ada 14 adegan yang dilakukan baik tersangka maupun saksi

Adapun modusnya yaitu hanya spontan. Dari keterangan pelaku, bahwa dirinya sudah lama pisah ranjang dengan korban namun pada saat itu pelaku ingin masuk ke kamar korban.

Namun korban malah mengusir dan mengambil parang yang ada di dalam kamar kemudian mengarahkan ke arah tersangka dan melukai jari tangan, kaki dan kepala tersangka.

Itu kemudian membuat tersangka emosi dan mengambil parang yang juga terletak didalam kamar korban dan menyerang korban dengan membabi buta.

"Korban meninggal dunia dengan 20 bekas luka pada sekucur tubuhnya, adapun barang bukti yang diamankan yaitu dua buah parang dan baju yang dikenakan korban," jelas AKP Ahmad

Tersangka MH (70) atas perbuatannya dikenakan sangsi Pasal 338 KUHP atau 20 tahun penjara.

"Terhadap tersangka MH (70) di kenakan Pasal 41 ayat 3 Undang-undang nomor 3 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga, karena yang bersangkutan masih suami istri dan Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukum kurang lebih 20 tahun penjara," ujarnya.

Sementara Kapolres Tana Toraja AKBP Juara Silalahi menghimbau kepada warga khususnya masyarakat Tana Toraja agar bisa berkonsultasi ke Mapolres Tana Toraja jika mengalami masalah dalam keluarga, ataupun keluarga gangguan kejiwaan.

Untuk mendapatkan konseling di ruang Plaza Pelayanan Kepolisian Terpadu atau langsung ke ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polres Tana Toraja.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved