Magical Toraja

Magical Toraja 2022 Berakhir, Ketua PMTI Komitmen Bakal Terus Hadirkan Program Memajukan Pariwisata

Ribuan pengunjung memadati lokasi acara untuk menyaksikan penampilan Tindoki Band dan Artis Poso, Sulawesi Tengah yang dihadirkan panitia.

Penulis: Ricdwan Abbas | Editor: Muh. Irham
ist
Event Magical Toraja yang digelar Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) dalam rangka membangkitkan pariwisata Toraja resmi ditutup ditandai dengan menabuh gendang oleh Ketua Umum PMTI Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Lumbaa, Sekjend Dating Palembangan, Ketua DPRD Tana Toraja Welem Sambolangi 

MAKALE, TRIBUN-TIMUR.COM - Event Magical Toraja yang digagas Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) resmi ditutup. Kegiatan ditutup dengan malam hiburan di Pasar Seni Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Rabu (31/8/2022) malam.

Ribuan pengunjung memadati lokasi acara untuk menyaksikan penampilan Tindoki Band dan Artis Poso, Sulawesi Tengah yang dihadirkan panitia.

Penutupan ditandai dengan menabuh gendang oleh Ketua Umum PMTI Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Lumbaa bersama Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung, Sekjen PMTI Dating Palembangan.

Juga didampingi Anggota DPRD Sulawesi Selatan John Rende Mangontan, Ketua DPRD Tana Toraja, Welem Sambolangi, dan beberapa pengurus PMTI lainnya.

Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Lumbaa mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Toraja telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan ini.

Sebab kata dia, Magical Toraja diselenggarakan untuk memeriahkan hari jadi ke-775 Toraja, HUT ke-77 RI dan dalam rangka menyambut G20.

Dengan antusias kerjasama semua pihak, tujuan utama Magical Toraja mendongkrak pariwisata Toraja bisa terwujud.

"Rangkaian Magical Toraja akan terus kita lakukan dan lebih besar lagi untuk mewujudkan pariwisata bangkit. Seperti di kampung Saya Pangala' ada Ma'nene yang kita rangkaian dalam kegiatan ini," kata dia dalam sambutannya.

Menurutnya, Event yang dilaksanakan Bulan Agustus ini sudah tepat karena bertepatan beberapa hari penting.

Seperti, HUT RI, HUT Tana Toraja, Hari Jadi Toraja dan bisa dirangkaikan HUT Toraja Utara di Bulan Juli.

"Jadi hitungan seperti itu lahirlah tema Magical Toraja," ujarnya.

Lanjut kata dia, Magical Toraja mengangkat tema budaya sebagai bentuk kepedulian PMTI membantu pemerintah menumbuhkan kembali ekonomi yang lumpuh akibat pandemi Covid-19.

Seperti diketahui, sektor pariwisata merupakan unggulan Toraja dengan unsur budaya sebagai tonggak utama. 

"Kalau ini kita bangkitkan kembali, kemudian UMKM bergerak, pariwisata bergerak maka PAD Tana Toraja dan Toraja Utara akan meningkat dan akan menjadi kesejahteraan bagi masyarakat di Toraja ini," ujarnya.

"Itulah peran PMTI bersama dengan pemerintah daerah, tentunya kami yang ada di perantauan kami akan monitor terus perkembangan di daerah," ungkapnya.

Ketua Umum PMTI Komitmen akan merumuskan program-program untuk memajukan Toraja.

Tidak hanya Toraja secara administrasi, tapi etnis Toraja secara keseluruhan.

Di antaranya Kabupaten Tana Toraja, Toraja Utara, Mamasa, Luwu dan beberapa daerah lainnya.

Seusai rangkaian acara penutupan dilanjutkan dero bersama pengurus PMTI dan seluruh hadirin.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved