BI Sulsel: Agustus 2022 Sulsel Alami Deflasi 0,27 Persen

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat mengalami inflasi sebesar 1,12 persen (mtm). 

Penulis: Rudi Salam | Editor: Saldy Irawan
DOK PRIBADI
Ilustrasi inflasi. Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami deflasi sebesar 0,27 persen (mtm) pada Agustus 2022. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami deflasi sebesar 0,27 persen (mtm) pada Agustus 2022.

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat mengalami inflasi sebesar 1,12 persen (mtm). 

Demikian yang disampaikan Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel, Fadjar Marjadi via keterangan tertulis, Kamis (1/9/2022).

Fadjar memaparkan, dari 5 kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Sulsel (Bulukumba, Makassar, Palopo, Pare-pare, dan Watampone), Kota Palopo merupakan satu-satunya daerah yang mengalami inflasi bulanan sebesar 0,26 persen.

“Sedangkan deflasi bulanan terdalam dialami oleh Kota Watampone sebesar0,69 persen (mtm),” papar Fadjar.

Secara tahun kalender, inflasi Sulsel tercatat sebesar 3,79 persen (ytd).

Angka tersebut menurun dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 4,07 persen (ytd). 

“Sementara itu, inflasi tahunan Sulawesi Selatan (Sulawesi Selatan) tercatat sebesar 5,03 persen (yoy),” sebut Fadjar.

Lebih lanjut, Fadjar menjelaskan, deflasi bulanan di Sulsel utamanya disumbang oleh makanan, minuman, dan tembakau dan kelompok transportasi dengan andil deflasi masing-masing sebesar 0,25 persen dan 0,12 persen (mtm).

Deflasi kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang tercatat sebesar 0,81bpersen dipengaruhi oleh penurunan harga bawang merah, cabai rawit, minyak goreng, daging ayam ras, dan cabai merah. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved