Target Raih 7 Kursi, Ketua DPD II Golkar Maros Dorong Kader Perempuan Maju di Pileg 2024

Suhartina Bohari mengatakan, tak hanya itu, pihaknya juga menargetkan bisa tetap mempertahankan posisi ketua DPRD yang dipegang saat ini.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Saldy Irawan
DOK PRIBADI
Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari, juga merupakan Ketua Golkar Maros 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Pengurus DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Maros mulai bersiap-siap menghadapi Pileg 2024 mendatang.

Di Pileg mendatang, Golkar Maros menargetkan bisa meraih kembali 7 kursi.

Ketua DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Maros, Suhartina Bohari mengatakan, tak hanya itu, pihaknya juga menargetkan bisa tetap mempertahankan posisi ketua DPRD yang dipegang saat ini.

"Target kita ketua DPRD. Untuk perolehan kursi yang pasti semaksimal mungkin. Kalau sesuai Dapil kita sekarang, yah minimal 7 kursi lagi lah," ungkapnya.

Untuk meraih target itu, Hati sapaan akrabnya pun mendorong kader perempuan untuk bisa bertarung dalam Pileg mendatang.

"Saya tentunya menjagokan seluruh kader perempuan Golkar," ungkapnya.

Wakil Bupati Maros itu menambahkan, untuk bisa maju ke Pileg, yang harus dimiliki kader, adalah jiwa petarung yang kuat.

"Yang pasti dia berjiwa petarung dong,kalau setengah-setengah tidak usah maju, harus punya pengaruh di masyarakat, yakin bisa dan harus berani," sebutnya.

Suhartina mengaku, sampai saat ini pengurus DPD II Golkar Maros masih menuntaskan pendaftaran partai.

Jika sudah tuntas, barulah menyusun bakal calon yang dianggap mampu.

"Sampai saat ini belum bisa menyebutkan nama bakal calon. Bulan depan baru bisa bergerak, untuk memenuhi hasil survei. Kalau sekarang kami sedang fokus pendaftaran partai maupun perbaikan data di Sipol," katanya.

Ia pun berharap, bakal calon yang nantinya diusung bisa turun dan mengambil hati masyarakat.

"Semuanya kembali kepada pemilih dan calonnya yanh ditarget untuk meraih suara terbanyak. Nah, disitulah kita melihat bagaimana calon ini bisa mendekati pemilih, sehingga pemilih ini mau memberikan hak pilihnya, saya rasa pemilih juga sekarang sudah bisa menentukan hal tersebut,"

Mengahadapi Pileg, kata Hati, Golkar terus berusaha menciptakan kolaborasi bersama dengan partai lainnya.

"Sekarang kita tidak menciptakan rival, kita menciptakan teman. Apalagi sekarang kita sudah masuk di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) terdiri dari Golkar, PAN dan PPP. Kalau ada partai lain yang ingin berkolaborasi, ayo," tutupnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved