DPRD Maros Minta Tidak Ada Aktivitas di Lahan Pos Polantas yang Berpolemik

Ditlantas Polda Sulsel berencana membangun pos polantas untuk antisipasi kemacetan di jalan poros Hutan Karaenta Maros

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Waode Nurmin
TribunMaros.com/Nurul Hidayah
Rapat Dengar Pendapat DPRD Maros Polemik Pembangunan Pos Polantas di Kappang Desa Labuaja, Kecamatan Cenrana, Selasa (30/8/2022) 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Ketua Komisi I DPRD Maros, Abidin Said meminta penghentian segala aktivitas di lahan rencana pembangunan pos polantas di Desa Labuaja, Kecamatan Cenrana.

"Tidak boleh ada aktivitas apapun. Semua pihak harus menghargai proses yang sedang berlangsung. Ini ada warga yang mengadu. Kami sebagai wakil rakyat berdiri bersama rakyat. Tugas kami adalah menjaring dan menyuarakan aspirasi rakyat," tuturnya, Selasa, (30/8/2022).

Abidin meminta semua pihak menahan diri untuk tidak melakukan aktivitas apapun selama belum ada keputusan soal status lahan tersebut.

"Kita sudah RDP (Rapat Dengar Pendapat) kemarin. Informasi sedang dikumpulkan selengkap mungkin. Tim kami juga akan turun langsung meninjau lokasi di Kappang itu," tambah Ketua Fraksi Nasdem itu.

Abidin mengapresiasi Ditlantas Polda Sulsel yang hendak membangun pos polantas untuk antisipasi kemacetan di jalan poros Hutan Karaenta.

Namun, tambahnya, prosesnya harus safety

"Terpenting adalah tidak ada rakyat yang disakiti maupun dilukai dari sebuah pembangunan," imbuhnya.

DPRD Maros memang menggelar RDP

Nurbaeti Lanti, salah satu anak Lanti bin Pape, nama yang tertera sebagai objek pajak pada dokumen PBB-P2 lahan yang akan dibanguni pos tersebut, menceritakan kronologisnya.

“Sejak awal ada rencana itu, kami tidak pernah dilibatkan,” ujarnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved