Dorong Murid Jadi Kreatif, KGSB Dorong Tenaga Pendidik Terapkan 'The Art of Pedagogy' Saat Mengajar

Disebutkan era saat ini ketergantungan siswa dengan teknologi membuat karakter siswa menjadi individualistis

Penulis: Desi T Aswan | Editor: Waode Nurmin
Dokumen Pribadi
Webinar bertema “Layanan Bimbingan Konseling Kreatif Bagi Siswa” yang diselenggarakan Komunitas Guru Satkaara Berbagi (KGSB) bersama Rumah Guru BK (RGBK) pada Sabtu 27 Agustus 2022 diikuti oleh anggota KGSB dari tingkat PAUD hingga Perguruan Tinggi dari 32 Provinsi di Indonesia serta Timor Leste. 

TRIBUN-TIMUR.COM- Komunitas Guru Satkaara Berbagi (KGSB) dan Rumah Guru BK (RGBK) mengadakan Webinar Series Layanan Bimbingan Konseling Kreatif Bagi Siswa, Sabtu 27 Agustus 2022.

Webinar kali ini mengangkat tema terkait kedekatan siswa dengan teknologi internet dan media sosial.

Dalam rilis yang diterima Tribun Timur, Senin (29/8/2022) disebutkan era saat ini ketergantungan siswa dengan teknologi membuat karakter siswa menjadi individualistis.

Namun kemajuan teknologi tidak dapat dihindarkan sehingga tenaga pendidik wajib mengadaptasi teknologi dalam metode pembelajaran.

Pembelajaran kreatif perlu dihadirkan untuk bisa membentuk karakter siswa yang mampu berpikir kreatif dan memiliki motivasi yang tinggi.

Karakter ini membangun hal yang positif seperti kemauan yang kuat untuk belajar, percaya diri yang tinggi, serta mampu berpikir kritis. Sehingga perlu dukungan kuat dari tenaga pendidik dan sekolah.

Untuk mendukung pembahasan tersebut, dalam webinar ini menghadirkan narasumber Guru BK SMP Darul Hikam Bandung, Konten Kreator, Founder @bkstoria Fikri Faturrahman, SPd serta serta Founder Rumah Guru BK dan Widyaiswara Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Barat Kemdikbud Ristek RI, Ana Susanti, M.Pd. CEP, CHt.

Ratusan guru dan pengajar dari tingkat PAUD hingga Perguruan Tinggi di Indonesia serta Timor Leste. Salah satu pembahasan utama mengenai penerapan ‘The Art of Pedagogy” yang menyisipkan unsur seni dalam kreatifitas ke dalam metode pembelajaran untuk menggali kreatifitas.

Founder KGSB, Ruth Andriani mengatakan KGSB berupaya memfasilitasi para guru dalam meningkatkan kemampuan yang menunjang pendidikan dan pembelajaran kreatif.

Melalui pedagogi kreatif akan mengajarkan peserta didik bagaimana belajar secara kreatif dan menjadi pencipta diri sendiri dan masa depan mereka.

 “Semoga webinar ini menginspirasi Sahabat Guru Hebat dan mampun menerapkan metode pembelajaran kreatif  untuk anak didik dengan memanfaatkan imajinasi, gambar, drama, musik dan cerita.” ujar Ruth.

Founder Rumah Guru BK, Ana Susanti dalam paparannya menjelaskan pentingnya menyisipkan The Art of Pedagogy, salah satunya  dalam metode layanan konseling. Konsep yang dipopulerkan oleh Profesor Robyn Ewing’s dari The University of Sidney ini menunjang guru untuk melibatkan aspek bermain, imajinasi, desain, ekspresimen, eksplorasi, provokasi, metafor, ekspresi & representasi serta komunikasi.

Sarana yang bisa digunakan bisa melalui seni tari, musik, bernyanyi, akting, melukis, memahat, puisi, dan lain sebagainya.

Indikator kreatifitas yang bisa dinilai dari The Art of Pedagogy adalah kemampuan berimajinasi, berpikir kritis, disiplin, kegigihan, keberanian, kemampuan mengambil resiko serta merefleksikan diri.  

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved