Waktu Bermain Adalah Masa Emas Bagi Toddler atau Anak Usia 18-24 Bulan

Pada usia Toddler anak tak hanya berjalan atau makan sendiri, ia akan mulai melompat, menari, melempar dan memanjat.

Editor: Alfian
ist
Ilustrasi anak Usia 18 hingga 24 bulan atau biasa disebut usia Toddler 

Berolahraga

Keluarga Alinskie dikenal sebagai keluarga yang sehat, selain gemar melakukan travelling, Chelsea juga tak jarang mengajak Dante berolahraga.

Menurutnya kegiatan seperti bersepeda, berenang, senam, lempar bola, dan baby gym juga dapat membuat daya tahan tubuh menjadi kuat, terutama untuk si kecil.

Permainan Edukatif

Kegiatan ini juga dapat melatih kemampuan sensorik dan motorik si kecil.

Selain bermain puzzle, Chelsea juga tak jarang mengajak Dante menggambar, menyusun balok, serta membuat kerajinan tangan.

Kegiatan yang beragam ini tentu menjadi challenge baginya karena harus menciptakan kondisi yang nyaman bagi Dante untuk bermain dan mencoba hal baru.

Chelsea sepakat bahwa popok si kecil juga menjadi salah satu faktor yang dapat mendukung kenyamanan Dante.

Karena itu, ia selalu memilih popok yang tipis dengan daya serap yang tinggi.

“Saya menilai bahwa MAKUKU telah memberikan inovasi terbaik untuk kebutuhan popok toddler sebagai new generation. Sebagai ibu dari dua anak, saya sepakat dengan semua nilai yang ingin dibawa Makuku ke masyarakat," ucapnya.

"Semua orang tua tentu ingin menciptakan masa kecil yang bahagia, sehat, hangat dan manis bagi buah hatinya. Apalagi, anak kedua aku yang memasuki masa toddler dan sudah sangat lincah. Inovasi popok ini ini sesuai untuk kenyamanan Dante”, tutup Ibu milenial tersebut.

Mendukung pernyataan tersebut, dr. S.T Andreas Christian Leyrolf, M.Ked (Ped), Sp.A, dokter spesialis anak, menambahkan bahwa waktu bermain bagi toddler juga sangat penting. Pada masa ini pembentukan kecerdasan si kecil dimulai.

Menurutnya, aktivitas motorik halus dan kasar di usia toddler akan sangat mempengaruhinya untuk mengendalikan otot-otot besar saat melakukan aktivitas berat, seperti berenang, berlari, melompat maupun memanjat.

Ia juga mengatakan bahwa kenyamanan si Kecil dalam beraktivitas berasal dari ruang gerak yang bebas, salah satunya adalah jenis popok si Kecil.

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved