Pengeroyokan

Dua Versi Kronologi Penyebab Pengeroyokan Siswa SMK Makassar Hingga Tewas di Pangkabinanga

Seorang pemuda asal Makassar tewas di Pangkabinanga Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa usai diduga dimassa warga

GRAFIS SRIWIJAYA POST
Ilustrasi pengeroyokan. Seorang siswa SMK di Makassar, tewas setelah dikeroyok warga di Pangkabinanga, Kecamata Pallangga, Kabupaten Gowa 

GOWA, TRIBUN-TIMUR.COM - Seorang pemuda asal Makassar tewas di Pangkabinanga Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa usai diduga dimassa warga.

Kasus pengeroyokan pemuda ini viral di sosial media (sosmed).

Dari informasi beredar, korban bernama Fikri salah satu siswa SMK di Makassar.

Korban disebut sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun nyawanya tak bisa tertolong.

Plt Kasi Humas Polres Gowa, AKP Hasan Fadhlyh mengatakan, awalnya  di dekat tempat kejadian perkara (TKP) pengeroyokan terhadap Fikri, ada kejadian pembusuran terhadap seorang warga oleh orang yang tidak dikenal (OTK). 

Diduga Fikri yang saat itu melintas di lokasi pembusuran diteriaki seseorang warga bahwa dia merupakan bagian dari kelompok yang melakukan pembusuran sehingga langsung dikeroyok.

"Iya benar (diduga dimassa). Meninggal karena banyak lukanya," ujarnya dihubungi, Senin (29/8/22).

Hasan Fadhlyh menyebut, sekira pukul 00.10 Wita anggota Polsek Pallangga melakukan evakuasi terhadap Fikri. 

Pemuda sempat dibawa ke rumah sakit Panciro untuk mendapatkan perawatan medis.

Lalu, dirujuk ke RS Syekh Yusuf Gowa namun pada pukul 06.30 Wita (Minggu) korban dinyatakan meninggal dunia.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved