Tak Terima Namanya Dicatut Parpol, Satu Keluarga Mengadu ke Bawaslu Maros

Kali ini, satu keluarga mengadukan keberatan karena nama mereka terdaftar dalam Sipol keanggotaan partai politik.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL HIDAYAH
Ketua Bawaslu Maros, Sufirman   ; 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Bawaslu Kabupaten Maros kembali menerima laporan warga terhadap parpol.

Kali ini, satu keluarga mengadukan keberatan karena nama mereka terdaftar dalam Sipol keanggotaan partai politik.

Hal itu diketahui setelah salah satu anggota keluarga mengecek NIK-nya melalui laman infopemilu.kpu.go.id.

“Hari ini ada tiga orang yang melapor dan semuanya terdaftar dalam satu KK (kartu keluarga), mereka keberatan namanya ada dalam Sipol dan meminta namanya dikeluarkan dari Sipol,” kata Ketua Bawaslu Maros, Sufirman, Minggu (28/8/2022).

Sufirman mengatakan dua diantara pelapor tersebut adalah ASN di lingkungan pemerintah kabupaten Maros.

"'Berdasarkan aduan tersebut, kami pun meminta ketiganya untuk mengisi form pernyataan bahwa dirinya tidak menjadi anggota salah satu partai politik tertentu," tambahnya.

Sufirman menuturkan, setelah mengetahui namanya terdaftar dalam Sipol, mereka mencoba mengisi form tanggapan yang disediakan oleh KPU di laman info pemilu.

Namun, untuk mengisi form tanggapan tersebut dianggap sulit dan rumit.

Sehingga ketiganya memutuskan untuk melaporkan hal terebut ke Bawaslu Kabupaten Maros.

“Mereka kesulitan mengisi form tanggapan karena harus dicetak dulu formnya lalu diunggah, sehingga kami membantu mereka untuk mengisi form, dan akan kami teruskan kepada pihak KPU untuk ditindaklanjuti," terangnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved