Gadis 16 Tahun di Palopo Diduga Meninggal Tidak Wajar, Orangtua Lapor ke Polisi

Saat dibonceng oleh teman lelakinya berinisial RC (19) di wilayah Bara, Palopo, Sulsel.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Saldy Irawan
DOK PRIBADI
Kasat Reskrim Polres Palopo, Iptu Akhmad Risal (kanan) saat ngopi morning dengan awak media di Sweetness, Jl A Kambo, Palopo, Sulsel, Rabu (10/8/2022). 

TRIBUNPALOPO.COM, BARA - Gadis berinisial SU (16) di Palopo meninggal dunia pada Sabtu (20/8/2022) lalu.

SU meninggal di rumah sakit usai terjatuh dari motor.

Saat dibonceng oleh teman lelakinya berinisial RC (19) di wilayah Bara, Palopo, Sulsel.

Awalnya keluarga korban tidak curiga dengan peristiwa ini.

Mereka mengikhlaskan kepergian korban.

Namun belakangan keluarga mengetahui apabila korban meninggal dalam keadaan hamil.

Ayah korban, Maddukelleng tidak terima mengetahui hal ini.

Pasalnya, anaknya belum menikah dan masih di bawah umur.

Kecurigaan bahwa nyawa anaknya sengaja dihilangkan pun mencuat.

Dirinya lalu melaporkan hal tersebut ke Polres Palopo.

"Saya melaporkan kasus persetubuhan anak di bawah umur, kecelakaan lalu lintas, dan dugaan pembunuhan terhadap anak saya," kata Maddukeleng kepada awak media, Minggu (28/8/2022).

Dia berharap misteri kasus yang menimpa anaknya ini dapat segera diungkap aparat kepolisian.

"Kami mohon, Polres Palopo dapat mengungkap kasus ini. Apalagi anak kami meninggal dalam keadaan hamil, sementara dia masih di bawah umur," ujarnya.

Kasat Reskrim Polres Palopo, Iptu Akhmad Risal mengaku telah menerima laporan dari keluarga korban.

Dirinya berjanji akan mengungkap kasus ini hingga tuntas.

"Laporan telah kami terima, saat ini kami masih melakukan penyelidikan," pungkasnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved