Cerita Yanti, Rela Jual Siomay di Toraja Demi Hidupi Ketiga Anaknya

Ibu Yanti menjajahkan siomay jualannya setiap hari di sekitar pinggir jalan pasar seni Makale, Tana Toraja. 

Penulis: Kristiani Tandi Rani | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/KRISTIANI TANDI RANI
Yanti, ibu tiga anak asal Jawa saat berjualan siomay di pasar seni. Minggu (28/8/2022).    

TRIBUN-TIMUR, TORAJA - Yanti, ibu tiga anak asal Jawa berjualan siomay demi hidupi ketiga anaknya. 

Ibu Yanti menjajahkan siomay jualannya setiap hari di sekitar pinggir jalan pasar seni Makale, Tana Toraja

"Tergantung, kemarin itu bukanya jam 8 hari ini agak telat sedikit jam 9. Sampai malam biasanya buka," katanya pada Tribun Timur, Jumat (26/8/2022). 

Anak pertamanya berusia 14 tahun dan seharusnya sudah menginjakkan kaki di bangku kelas 2 SMP. Namun, sayang anaknya tidak lagi ingin melanjutkan sekolahnya. 

"Ini anak ku yang pertama, sudah 14 tahun umurnya. Tapi sudah tidak sekolah dia, nda tau kenapa," tuturnya. 

Sementara anak kedua Ibu Yanti sedang bersekolah di kampung. Anak bungsunya sudah berusia empat tahun. 

"Ini anak ku yang ketiga, usianya baru empat tahun. Kalau anak kedua itu ditinggal di kampung untuk sekolah," ujarnya sambil menggendong anaknya yang bungsu. 

Untuk tempat tinggal Ia dan keluarga kecilnya mengotrak rumah di sekitar pasar sentral Makale, Tana Toraja

"Kalau disini ada tempat kontrak, di dekat pasar. Disana tinggal sama suami dan ketiga anak ku," ucapnya. 

Yanti mengatakan sebuah kebanggaan yang luar biasa bisa melihat anaknya tumbuh berkat kerja keras keluarga kecilnya, meskipun dirinya berasal dari keluarga kurang mampu. 

"Senang sih, meskipun papanya juga kuli dan saya hanya jualan begini tapi senang lihat anak-anak dari kecil rawat mereka," imbuhnya sambil tersenyum.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved