Citizen Reporter

BBPPKS Makassar Latih 'Emak-emak' Warga Miskin di Gowa Bikin Usaha Kuliner

Kementerian Sosial melalui Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial ( BBPPKS ) Makassar menyelenggarakan pelatihan kuliner

Penulis: CitizenReporter | Editor: Edi Sumardi
CITIZEN REPORTER/PUJI LESTARI
Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kewirausahaan Sosial bagi ibu rumah tanggal peserta PKH di Gowa, di aula BBPPKS di Makassar, Sulsel, Rabu (24/8/2022) hingga Jumat (26/8/2022). Kegiatan ini digelar sebagai upaya penanggulangan kemiskinan melalui pengembangan budaya usaha atau kewirausahaan sosial yang dilakukan melalui pelatihan dan pemberian keterampilan agar PPKS mampu untuk hidup mandiri dan produktif. 

Puji Lestari

Humas BBPPKS Makassar

Melaporkan dari Makassar, Sulsel

KEMENTERIAN Sosial melalui Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial ( BBPPKS ) Makassar menyelenggarakan Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kewirausahaan Sosial bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan ( PKH ) dan Penerima Manfaat (PM) di Sentra Gau Mabaji, Kabupaten Gowa, Sulsel.

Pelatihan berlangsung selama 3 hari, Rabu (24/8/2022) hingga Jumat (26/8/2022), di aula BBPPKS Makassar, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar

Peserta pelatihan adalah Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang memiliki karakteristik jenis usaha sama, yaitu kuliner.

Pelatihan dilaksanakan secara klasikal menggunakan pendekatan life skills training denganmetode 20 persen teori dan 80 persen praktik.

Hal ini adalah sebagai upaya penanggulangan kemiskinan melalui pengembangan budaya usaha atau kewirausahaan sosial yang dilakukan melalui pelatihan dan pemberian keterampilan agar PPKS mampu untuk hidup mandiri dan produktif.

PPKS peserta pelatihan ini terdiri dari 30 orang peserta yang dibatasi pada rentang usia di bawah 40 tahun.

Adapun narasumber pelatihan terdiri dari 2 orang praktisi, yaitu Monica Harijati dengan judul materi “Packaging and Digital Marketing”; dengan Diah Afrianti, owner Diah Cookies, Surabaya, dengan judul materi “Bisnis Rumahan Jadi Omset Miliaran”.

Selain kedua narasumber ini, turut menyampaikan kisah sukses dan praktik membuat kue adalah penerima bantuan PKH Kota Makassar atas nama Santi, yang sehari-hari berjualan kue buroncong di depan komplek Perumahan NTI, Makassar, dengan omset sebesar Rp 300 ribu per hari.

Di sela-sela kegiatan juga dilaksanakan penanaman ubi jalar oleh peserta pelatihan di lahan kosong BBPPKS Makassar oleh peserta pelatihan.

Kegiatan ini dibuka secara resmi Kepala BBPPKS Makassar, Anna Puspasari MSi dan dihadiri oleh para kepala sentra yang mewakili di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan, pejabat struktural dan fungsional BBPPKS Makassar

Dalam kata sambutannya, Kepala BBPPKS Makassar berharap agar melalui pelatihan ini, penerima manfaat dapat meningkatkan kemampuannya untuk memajukan diri ke arah kehidupan yang lebih baik.

Pada akhir kegiatan, peserta diberikan bantuan Atensi (Asistensi Rehabilitasi Sosial) berupa perangkat usaha kuliner atau sesuai hasil asesmen yang dilakukan Sentra Gau Mabaji Gowa.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik atau BPS, jumlah penduduk miskin di Indonesia per September 2021 sebesar 26,50 juta atau 9,71 persen.

Meskipun prevalensi angka kemiskinan menurun dibandingkan tahun sebelumnya, tetapi upaya penanggulangan kemiskinan masih harus dimaksimalkan.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved