Judi Togel Online

Ayah dan Anak Pelaku Judi Togel Online di Pinrang Terancam Hukuman Maksimal 10 Tahun

Sebelumnya, Satreskrim Polres Pinrang menangkap dua pelaku judi togel atau kupon putih, Senin (22/8/2022) pukul 15.00 Wita.

Penulis: Nining Angraeni | Editor: Muh. Irham
Tribun Pinrang/Nining Anggraeni
Barang bukti yang diamankan polisi usai menangkap dua pelaku judi togel online di Aluppang, Desa Padakkalawa, Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang, Senin (22/8/2022). 

PINRANG, TRIBUN-TIMUR.COM - Pelaku judi togel online ayah dan anak di Pinrang terancam hukuman 10 tahun penjara.

Sebelumnya, Satreskrim Polres Pinrang menangkap dua pelaku judi togel atau kupon putih, Senin (22/8/2022) pukul 15.00 Wita.

Dua terduga pelaku judi togel tersebut FS (45) dan UU (23). Mereka merupakan ayah dan anak.

Kasat Reskrim Polres Pinrang, AKP Muhalis mengatakan ayah dan anak tersebut dijerat pasal 303 ayat 1 dan 2 subsider pasal 303 BIS KUHPidana.

"Atas perbuatannya, mereka terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara," kata AKP Muhalis, Jumat (26/8/2022).

Muhalis menuturkan, penangkapan ayah dan anak ini berawal dari informasi masyarakat.

Terkait adanya permainan judi togel atau kupon putih yang marak di Kampung Aluppang, Desa Padakkalawa, Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang.

"Di mana sebelumnya kami sudah mengamankan terduga pelaku AR. Sehingga tim melakukan serangkaian penyelidikan di Kampung Aluppang," ucapnya.

Muhalis menuturkan, saat FS dan UU ditangkap, mereka sedang melakukan rekapan  nomor togel atau kupon putih di akun miliknya.

Keduanya sedang merekap togel di akun miliknya. Di mana nomor togel tersebut diperoleh atau dijual dari orang lain termasuk nomor dari AR," ucapnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved