Magical Toraja 2022

Meriahkan Magical Toraja 2022, 54 Atlet Paralayang Terjun dari Puncak Dipomelo Pindan

Olahraga Aero Sport Paralayang memeriahkan Event Magical Toraja 2022 yang digelar Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI).

Penulis: Ricdwan Abbas | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/RICHWAN ABBAS
Aksi atlet Fun Paralayang Toraja saat pembukaan Fun Paralayang Toraja di Puncak Dipomelo Pindan, Lembang Polopadang, Kecamatan Kapala Pitu, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Selasa (23/8/2022) sore. Acara ini merupakan rangkaian Magical Toraja 2022. 

TRIBUN-TIMUR.COM, RANTEPAO - Olahraga Aero Sport Paralayang memeriahkan Event Magical Toraja 2022 yang digelar Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI). 

Mengusung tagline Fun Paralayang Toraja, olahraga udara ini untuk mempromosikan keindahan alam Toraja.

Selain itu untuk membangkitkan minat dan menggali bakat olahraga pemuda Toraja.

Kategori dibuka untuk umum mulai 22-24 Agustus 2022 dan diikuti 54 atlet dari berbagai provinsi.

Panitia menghadirkan pilot profesional dari Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Sulawesi Selatan Kolonel Tek Lodewijk Makitulung.

"Tujuan kita mengajak Diaspora atau PMTI melihat potensi paralayang karena alam di Toraja sangat presentatif," kata Koordinator Paralayang Samuel Heryanto Samad.

Ketua Umum PMTI Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Lumbaa membuka secara langsung Fun Paralayang Toraja di Puncak Dipomelo Pindan, Lembang Polopadang, Kecamatan Kapala Pitu, Toraja Utara, Selasa (23/8/2022) malam.

Dia mengatakan PMTI mengadakan event paralayang sebab alam Toraja cukup potensial namun selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

"PMTI mengadakan paralayang karena kita punya pegunungan, cuaca bagus, iklim bagus," ujarnya.

"Saya pikir ini bisa kita promosikan keluar bahwa Toraja punya potensial," katanya.

Kolonel Tek Lodewijk Makitulung menambahkan selain untuk fun paralayang juga digelar lomba paralayang.

Meski begitu, standar penilaian tidak difokuskan pada standar nasional.

Sebab, mengacu pada tujuan utama PMTI mengadakan Paralayang promosi budaya dan alam Toraja.

"Alam Toraja memang cukup potensial untuk aero sport paralayang, bisa membantu pemerintah mengembangkan pariwisata," ujarnya.

"Jadi selain lomba dengan beberapa point penilaian wasit dan juri, olahraga ini bisa sebagai menjadi wisata baru. Pilot menggandeng wisatawan untuk menikmati keindahan alam Toraja dari udara," katanya.(*)

Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved