Pemilu 2024

ASN, TNI, dan Polri di Pinrang Diminta Tetap Netral dalam Pemilu 2024

ASN, TNI dan Polri di Pinrang diimbau tetap bersikap netral dalam pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang.

Penulis: Nining Angraeni | Editor: Sukmawati Ibrahim
NINING ANGREANI/ TRIBUN TIMUR
Sosialisasi Pengawasan Netralitas ASN, TNI dan Polri oleh Bawaslu Pinrang dihadiri puluhan peserta. Digelar di Hotel M, Jl Jend Sudirman, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Rabu (24/8/2022). 

TRIBUNPINRANG.COM, PINRANG - ASN, TNI dan Polri diimbau tetap bersikap netral dalam pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang.

Demikian disampaikan Guru Besar Bidang Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Dr Anwar Borahima, saat jadi narasumber di Sosialisasi Pengawasan Netralitas ASN, TNI dan Polri oleh Bawaslu Pinrang.

Kegiatan dihadiri puluhan peserta itu digelar di Hotel M, Jl Jend Sudirman, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Rabu (24/8/2022).

Anwar menitikberatkan pembahasan terkait definisi netral dalam konteks ASN.

"Sekurang-kurangnya ada empat unsur yang mesti dipenuhi oleh ASN agar dirinya masuk dalam kategori netral," katanya.

Keempat unsur itu, lanjut Anwar, diantaranya merahasiakan pilihan, tidak mempengaruhi orang, menggunakan hak pilih, dan tidak diskriminatif.

"Seorang ASN akan dikatakan netral, jikalau memenuhi unsur-unsur tersebut," ucapnya.

Anwar juga memaparkan, terkait alasan ASN harus memposisikan diri sebagai orang yang netral.

Mulai dari adanya regulasi PP N 94 Tahun 2021, hingga alasan pelayanan masyarakat.

Ia menjelaskan, ASN akan jauh lebih fokus dalam bekerja, aman dalam bertugas, sehat dalam berkompetisi, serta prima dalam melayani, jikalau berada dalam posisi netral.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved