5 Warga Mengadu ke Bawaslu Parepare, Namanya Dicomot Jadi Anggota Parpol

Sejak 12 Agustus 2022, Bawaslu Parepare membuka posko aduan kepada masyarakat jika merasa namanya dicatut oleh parpol tertentu.

Penulis: M Yaumil | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/M YAUMIL
Suasana KPU dan Bawaslu saat verifikasi aktual administrasi Parpol di kantor KPU Kota Parepare, Jl Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Rabu (24/8/2022). Sudah lima warga yang mengadu ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Parepare karena namanya dicomot partai politik. 

TRIBUNPAREPARE.COM, PAREPARE - Sudah lima warga yang mengadu ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Parepare karena namanya dicomot partai politik (parpol).

Sejak 12 Agustus 2022, Bawaslu Parepare membuka posko aduan kepada masyarakat jika merasa namanya dicatut oleh parpol tertentu.

Diketahui saat ini KPU dan Bawaslu sedang proses verifikasi aktual administrasi parpol.

Verifikasi terkait keanggotaan ganda parpol termasuk warga yang dicatut namanya.

Ketua Bawaslu Kota Parepare Muhammad Zainal Asnun mengatakan sejauh ini sudah ada lima orang yang mengadu.

"Kalau dari data tahun lalu saya tidak hafal, tapi yang sekarang ini sudah ada lima masyarakat yang mengadu," katanya kepada Tribun-Timur.com, Rabu (24/8/2022) siang.

Lima aduan ini kemudian diteruskan ke KPU untuk ditindaklanjuti.

Adapun aduan dilakukan dengan datang langsung serta mengisi formulir pada link yang sudah disesuaikan.

"Jadi kami posisinya pengawasan, aduan itu diteruskan ke KPU untuk ditindaklanjuti," ujarnya.

Bawaslu mengikuti pengawasan terkait verifikasi faktual administrasi parpol yang sedang berlangsung.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved