Transmigran

Luwu Timur Terima 174 Transmigran dari Empat Provinsi, Langsung Dikasih Rumah

Warga transmigran ini berasal dari Provinsi Banten, Lampung, Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Muh. Irham
Tribun Lutim/Ivan Ismar
Para transmigran dari empat provinsi diterima oleh Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. Mereka akan ditempatkan di Mahalona Kecamatan Towuti 

MALILI, TRIBUN-TIMUR.COM - 174 warga transmigran teridiri dari 50 kepala keluarga (KK) dari empat provinsi menjadi warga Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Warga transmigran ini berasal dari Provinsi Banten, Lampung, Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Rincian penempatan transmigran penduduk tahun 2022 yaitu Banten 15 KK (50 jiwa), Jawa Tengah 10 KK (36 jiwa).

Kemudian DIY 15 KK (52 jiwa) dan Provinsi Lampung 10 KK (36 jiwa).

Transmigran diterima Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Luwu Timur, Kamal Rasyid, di Balai Desa UPT Mahalona SKPC 1 Koromalai Desa Mahalona, Kecamatan Towuti, Senin (22/8/2022).

Kedatangan warga transmigran ini disambut antusias dan penuh kegembiraan oleh warga yang sudah lama

Transmigran akan menempati Kota Terpadu Mandiri (KTM) Mahalona di Kecamatan Towuti.

Menurut Kamal Rasyid transmigrasi bertujuan untuk mewujudkan peningkatan dan pemerataan masyarakat.

"Tak hanya pemindahan penduduk, transmigrasi juga mewujudkan kesatuan dan persatuan dalam masyarakat," kata Kamal, Selasa (23/8/2022).

Kamal Rasyid menjelaskan berdasarkan kondisi geografis, kecamatan terluas adalah Kecamatan Towuti mencapai 1.820,48 km2 atau sekitar 26,21 persen dari luas wilayah Luwu Timur.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved