Kasus Korupsi

Anggota DPRD Jeneponto dari Demokrat Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Marka Jalan

Seorang anggota DPRD Jeneponto ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi marka jalan oleh penydik Polda Sulsel

Penulis: Muh Rakib | Editor: Muh. Irham
ist
Anggota DPRD Jeneponto dari Partai Demokrat Muh Islam Iskandar 

JENEPONTO, TRIBUN-TIMUR.COM - Polda Sulawesi Selatan menetapkan seorang anggota DPRD Jeneponto sebagai tersangka kasus dugaan korupsi marka jalan, Senin (22/8/2022).

Anggota DPD Jeneppnto tersebut bernama Muh Islam Iskandar. Ia adalah anggota DPRD Jeneponto dari Partai Demokrat.

Saat dikonfirmasi oleh awak media, Islam Iskandar mengaku tidak pernah diperiksa oleh penyidik Polda Sulsel, terkait dugaan korupsi marka jalan.

"Belum, belum. Iya tunggu dulu ada telponnya pak Kanit dulu yah," ujarnya via telpon, Selasa (23/8/2022).

Bahkan ia mengaku akan menghubungi pihak kepolisian untuk memastikan semua.

Ia juga merasa heran mengapa namanya ada dalam kasus dugaan korupsi marka jalan.

"Tunggu dulu brader, saya pastikan dulu. Kenapa ada berita," ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, Polda Sulsel menetapkan 3 orang tersangka kasus dugaan korupsi marka jalan.

Ketiga orang tersebut berinial I, GK dan MII.

Salah satu dari mereka merupakan mantan Kepala Dinas Perhubungan Sulsel dan anggota DPRD yang masih aktif asal Jeneponto.

Dari hasil audit BPKP kerugian negara mencapai Rp 1,3 miliar tahun anggaran 2019.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved