Dugaan Korupsi

Alasan Kejari Sinjai Tetapkan Mantan Direktur PDAM Sinjai Tersangka Kasus Korupsi Penyambungan Pipa

Ia sebagai penanggungjawab proyek penyambungan instalasi pipa distributor ke rumah warga kurang mampu pada tahun 2017, 2018 dan 2019.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Muh. Irham
dok pribadi
Suratman Mantan Direktur PDAM Sinjai ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari Sinjai 

SINJAI, TRIBUN-TIMUR.COM - Mantan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan Suratman mengaku kaget dijadikan sebagai tersangka.

Pada Senin (22/8/2022) kemarin, Kejaksaan Negeri (Kejari) Sinjai menetapkan Suratman jadi tersangka.

Ia sebagai penanggungjawab proyek penyambungan instalasi pipa distributor ke rumah warga kurang mampu pada tahun 2017, 2018 dan 2019.

Suratman dinilai merugikan negara dari dana hibah dari pemerintah pusat Rp 1 miliar lebih.

"Saya kaget mendengarkan penetapan Kejari kepada saya sebagai tersangka," kata Suratman, Selasa (23/8/2022).

Ia menegaskan bahwa dirinya siap menjalani proses hukum itu dan meminta Kejari Sinjai untuk membuktikan dugaan korupsi kepada Suratman.

"Sebagai warga negara yang baik, saya siap hadapi proses hukum itu, sisa saya tunggu surat resmi penetapan tersangka saya dari Kejari," katanya.

Ia juga meminta Kejari Sinjai untuk memeroses kasus tersebut dengan objektif.

Suratman menegaskan siap membeberkan fakta-faktanya di persidangan nantinya.

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Suratman mengungkap ada oknum pejabat di Sinjai meminta dana dari hasil pekerjaan tersebut sebesar Rp 30 juta.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved