Tidak Terima Eksekusi, Warga Telluwanua Palopo Pilih Bakar Rumah Sendiri

Mama Isma membakar rumah berdinding papan beratap rumbia miliknya saat eksekusi tengah berlangsung.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Waode Nurmin
TribunPalopo.com/Chalik Mawardi
Ekscavator merobohkan rumah warga di Kelurahan Maroangin, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Senin (22/8/2022). 

TRIBUNPALOPO.COM, TELLUWANUA - Sejumlah warga Kelurahan Maroangin, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, tidak terima dengan eksekusi rumah.

Salah satu tergugat, Mama Isma, memilih membakar rumahnya sendiri.

Ia membakar rumahnya karena tidak sudi dibongkar menggunakan alat berat ekscavator.

Mama Isma membakar rumah berdinding papan beratap rumbia saat eksekusi tengah berlangsung.

Aksinya itu sempat membuat suasana kembali tegang.

"Kami mau bilang apa lagi, kami sudah kalah dan hanya keajaiban yang kami tunggu," kata Mama Rahmi tergugat lainnya sembari menangis.

Sembilan rumah yang dieksekusi berada diantara Puskesmas Maroangin dan SMPN 9 Palopo.

Eksekusi menuai penolakan dari warga karena mengklaim jika rumah dan tanah yang dieksekusi punya sertifikat dari BPN.

"Kami akan pertahankan hak kami, memang (penggugat) Halija menang di pusat, tapi kami punya dasar bukti kuat bahwa tanah ini bersertifikat, kami bayar pajak setiap tahun," tutur Aswa, tergugat lainnya.

Eksekusi rumah di Kelurahan Maroangin, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, berlangsung ricuh, Senin (22/8/2022) pagi hingga siang.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved