Jalan Anggaran Rp12 Miliar di Bulukumba Belum Sebulan Sudah Rusak, Aktivis Angkat Bicara

Proyek perbaikan jalan itu dianggarkan lebih dari Rp12 Miliar, yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) penugasan tahun 2022.

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Waode Nurmin
Dokumentasi
Pengaspalan Poros Desa Dampang-Bontorita, di Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), menuai sorotan. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Pengaspalan Poros Desa Dampang-Bontorita, di Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), menuai sorotan.

Salah satunya adalah Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Bulukumba (IPMAH) Komisariat Herlang, Firman Aras.

Proyek perbaikan jalan itu dianggarkan lebih dari Rp12 Miliar, yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) penugasan tahun 2022.

"Ini kami temukan sudah ada sebagian kecil aspalnya yang sudah retak pinggirnya. Papan proyeknya juga tidak mencantumkan berapa volumenya," jelas Firman Aras, Senin (22/8/2022).

Firman mempertanyakan mengapa volume tidak dicantumkan pada papan informasi proyek.

"Baiknya pihak terkait mencantumkan besaran volume pekerjaan, seperti berapa luas jalan, dan bagaimana material jalan tersebut," pinta Firman.

"Termasuk berapa tebal jalanan tersebut. Justru anggaran yang dipakai untuk pengaspalan tersebut yang ditonjolkan," lanjut dia.

Firman menjelaskan, beberapa bagian jalan yang rusak itu terletak di wilayah perkebunan.

Atau di lokasi yang bukan menjadi pemukiman penduduk.

Sementara di lokasi pemukiman penduduk, kualitas aspal sangat padat.

"Kalau banyak rumah bagus. Tapi kalau di wilayah perkebunan disitu kurang bagus, bahkan mudah sekali terangkat," jelasnya.

Dari pantauan tribun-timur.com, jalan yang rusak tersebut telah ditandai oleh dinas terkait. (TribunBulukumba.com)

 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi

 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved