Pengamat Protes Soal Kenaikan Harga Pertalite, Bandingkan Harga BBM Subsidi Era SBY dan Jokowi

Sebelum kenaikan harga Pertalite akan diumumkan langsung oleh Presiden Jokowi, Pengamat ekonomi energi dari Universitas Gadjah Mada, Fahmy Radhi

Editor: Ansar
Tribunnews.com
Ilustrasi BBM Subsidi. Kenaikan harga Bahan Bakar minyak (BBM) bersubsidi, khususnya Pertalite kini jadi pembahasan. Sebelum kenaikan harga Pertalite akan diumumkan langsung oleh Presiden Jokowi, Pengamat ekonomi energi dari Universitas Gadjah Mada, Fahmy Radhi sudah protes. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kenaikan harga Bahan Bakar minyak (BBM) bersubsidi, khususnya Pertalite kini jadi pembahasan.

Sebelum kenaikan harga Pertalite akan diumumkan langsung oleh Presiden Jokowi, Pengamat ekonomi energi dari Universitas Gadjah Mada, Fahmy Radhi sudah protes.

Alasan pemerintah menaikan harga Pertalite untuk mengurangi beban subsidi di APBN 2022.

Selain itu, harga Pertalite juga perlu naik agar pemberian subsidi lebih tepat sasaran yakni untuk orang miskin.

Fahmy Radhi menilai tidak seharusnya pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang dapat menekan daya beli masyarakat.

Fahmy menerangkan, saat ini memang beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk subsidi energi semakin membengkak hingga mencapai Rp 502,4 triliun.

Bahkan bisa mencapai di atas Rp 600 triliun kalau kuota Pertalite ditetapkan sebanyak 23 ribu kilo liter.

"Namun, opsi penaikkan harga BBM subsidi bukanlah pilihan yang tepat saat ini.

Alasannya, kenaikkan harga Pertalite dan Solar, yang proporsi jumlah konsumen di atas 70 persen, sudah pasti akan menyulut Inflasi," ujar Fahmy dalam keterangannya, Minggu (21/8/2022).

Ia menjabarkan, jika kenaikkan Pertalite hingga mencapai Rp 10.000 per liter, kontribusi terhadap inflasi diperkirakan mencapai 0.97 persen, sehingga inflasi tahun berjalan bisa mencapai 6,2 persen year on year (yoy).

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved