Konflik Nelayan

Konflik Antar Nelayan, Pemda Bantaeng Jamin Tak Ada Lagi Penutupan Jalan Provinsi

Konflik antar nelayan diduga terjadi di perairan Bulukumba, berbuntut penutupan jalan provinsi di Lamalaka, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng.

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Sukmawati Ibrahim
FIRKI ARISANDI/ TRIBUN BANTAENG
Warga menurunkan kapal nelayan yang diduga dirusak di perairan Bulukumba, Jumat (19/8/2022) malam. Kapal ini kemudian dipalang di jalan provinsi, sehingga mengabitkan kemacetan panjang, Sabtu (20/8/2022) kemarin. 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Konflik antar nelayan diduga terjadi di perairan Bulukumba, berbuntut penutupan jalan provinsi di Lamalaka, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (20/8/2022).

Konflik tersebut bermula ketika terjadinya pengerusakan dua perahu nelayan asal Bantaeng.

Kasus pengerusakan itu diduga terjadi di Perairan Kabupaten Bulukumba, Jumat (19/8/2022).

Ini memicu kemarahan para nelayan di Bantaeng sehingga melakukan aksi blokade jalan sebagai wujud protes.

Baca juga: Kronologi Lengkap Kasus Perusakan Kapal Nelayan Asal Bantaeng di Bulukumba

Alhasil, kemacetan parah terjadi di jalan provinsi Sulsel dari arah Bulukumba-Makassar maupun sebaliknya.

Kasatpol PP dan Damkar Bantaeng, Jaemuddin yang diberikan amanah untuk memediasi kasus ini, menjelaskan, Pemkab Bantaeng akan mengawal kasus ini hingga tuntas.

Bahkan Bupati Bantaeng, Ilham Azikin, turun langsung menenangkan massa saat blokade jalan berlangsung.

Ini merupakan keseriusan Bupati Ilham Azikin untuk menyelesaikan konflik yang terjadi tersebut.

"Saya kira kita kemarin sudah memberikan pemahaman kepada korban, bahwa insyaAllah Pemda Bantaeng serius mengawal persoalan ini," tegas Jaemuddin, Minggu (21/8/2022).

"Sehingga kita mampu menggaransi, bahwa kami akan kawal dan akan mengikuti terus perkembangannya," sambungnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved