Pungli

Kepala SDN 03 Rantepao Rangkap LSM Diduga Pungli ke Ortu Siswa, Pembayaran Ijazah Rp 100 Ribu

Dalam kwitansi tanda terima berstempel basah yang diperlihatkan orang tua siswa terlampir nominal dan tujuan pembayaran.

Penulis: Ricdwan Abbas | Editor: Muh. Irham
Tribun Toraja Utara/Ricdwan Abbas
Kepala Sekolah SDN 03 Rantepao, Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Yohanis Isa Palindangan diduga pungli berkedok pembayaran komite kepada orang tua siswa akan ditindak tegas Kepala Dinas Pendidikan Toraja Utara Martinus Manatin. 

RANTEPAO, TRIBUN-TIMUR.COM- Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 03 Rantepao Toraja Utara, Sulawesi Selatan, diduga melakukan pungutan liar (pungli) kepada orang tua siswa.

Pungutan yang dibebankan kepada orang tua siswa ini untuk pembayaran SKHU dan Ijasah.

Biaya pengambilan SKHU senilai Rp20.000 dan pembayaran ijazah Rp100.000 per siswa.

Dalam kwitansi tanda terima berstempel basah yang diperlihatkan orang tua siswa terlampir nominal dan tujuan pembayaran.

Diketahui, siswa penerima Dana BOS di SDN 03 Rantepao sebanyak 978 orang.

"Penghasilan kami hanya dari jualan kue Pak, kami bukan pegawai yang berpenghasilan tetap," kata orang tua siswa yang tak ingin diketahui identitasnya.

"Anak kami yang sekolah bukannya dibantu dana BOS kami justru disuruh membayar ambil SKHU dan Ijasah," kata dia lagi.

Kepala Sekolah SDN 03 Rantepao, Yohanis Isa Palindangan saat ditemui di ruang kerjanya keperluan konfirmasi malah menantang wartawan.

Ia melontarkan kata-kata yang melecehkan profesi wartawan.

Yohanis bahkan menakut-nakuti wartawan dengan mengaku anggota LSM serta memperlihatkan kartu keanggotaannya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved