Dirkrimsus Polda Sulsel Imbau Warga Hati-hati Ikutan Investasi Online

Korbannya pun tidak sedikit. Ada yang mengaku merugi jutaan rupiah bahkan hingga milliaran rupiah.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Saldy Irawan
DOK PRIBADI
Dirkrimsus Polda Sulsel Kombes Pol Helmi Kwarta. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Penipuan bermodus investasi online akhir-akhir ini marak terjadi di Sulawesi Selatan.

Korbannya pun tidak sedikit. Ada yang mengaku merugi jutaan rupiah bahkan hingga milliaran rupiah.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sulsel, Kombes Pol Helmi Kwarta mengaku bakal mengatensi kasus yang sama.

Ia pun mengimbau agar masyarakat Sulsel untuk berhati-hati jika mendapat tawaran berinvestasi.

Terlebih, jika investasi itu menawarkan keuntungan berkali-kali lipat.

"Saya minta dan mengimbau jangan ada lagi masyarakat Sulsel percaya dengan investasi bodong itu," kata Kombes Pol Helmi Kwarta saat ditemui di kantornya, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Jumat (19/8/2022) siang.

"Apalagi menjanjikan keuntungan besar. Karena bisa saja pasti itu ujung-ujungnya penipuan," sambungnya

Ia mengaku prihatin dengan sudah banyaknya korban dari modus investasi itu.

"Tentu kita tidak ingin lagi mendengar ada masyarakat yang menjadi korban. Makanya saya imbau agar berhati-hati betul," imbuhnya.

Imbauan itu dikeluarkan Helmi mengingat adanya kasus yang belum lama diungkap Polda Sulsel.

Yaitu investasi dengan modus tambang digital yang melibatkan tiga tersangka berinisial H, T dan S.

Salah satu korbannya, FH mengaku mengalami kerugian Rp 300 juta setelah berinvetasi.


Ada juga EL (40) yang mengaku merugi bahkan hingga Rp 5,9 milliar.


Kasus itu pun telah diputus Pengadilan Negeri Makassar.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved