Oknum Polda Sulsel Berpangkat Briptu Tabrak Pengendara Motor di Depan Polsek Lau, Korban Dipukul
Briptu Nizwar menabrak seorang pengendara motor, Fathur. Setelah itu, Nizwar turun dari mobil sedannya dan memukul wajah Fathur.
TRIBUN-TIMUR.COM - Seorang personel Polda Sulsel, Briptu Nizwar bertindak arogan saat melintas di depan Polsek Lau, Jl Poros Maros-Pangkep, Barandasi, Kelurahan Maccini Baji, Maros.
Briptu Nizwar menabrak seorang pengendara motor, Fathur. Setelah itu, Nizwar turun dari mobil sedannya dan memukul wajah Fathur.
Fathur mengaku heran dengan alasan Nizwar menabrak motornya lalu memukulnya di bagian pipi kiri.
"Saya ditabrak sama Pak Nizwar. Orang Polda saya dengar-dengar," kata Fathur saat berada di Unit Lakalantas Polres Maros, Kamis (18/8/2022).
Fathur mengaku sempat bertanya kepada Nizwar soal alasannya melakukan pemukulan ke warga biasa.
Namun Nizwar menjawab dengan alasan tidak suka dengan Fathur.
"Saya bertanya, kenapa bapak pukul saya. Saya ini korban ditabrak. Dia bilang, saya tidak suka kamu," kata Fathur.
Setelah kejadian itu, Nizwar kemudian berusaha melarikan diri dari depan Polsek Lau, tempat terjadinya kecelakaan.
Beruntung, seorang polisi dari Polsek Lau berhasil mencegat Nizwar.
"Dia mau melarikan diri setelah pukul saya. Tapi dicegat sama Pak Binmas," kata Fathur.
Fathur menjelaskan, kejadian tersebut terjadi sekira pukul 15.00 Wita.
Nizwar dan Fathur sama-sama dari arah Maros kota.
Namun saat tiba di TKP, Nizwar menabak motor metik yang dikendarai Fathur dari belakang.
Fathur pun terseret belasan meter di aspal. Hingga membuat Fathur mengalami luka serius di lengan, telapak tangan, lutut hingga paha.
Celana, jaket dan baju yang dikenakan Fathur juga robek.
"Saya terseret di aspal. Setelah menabrak, Nizwar ini turun dari mobil, buka baju lalu pukul saya," kata Fathur.
Nizwar beberapa kali memukul. Bagian wajah, lengan dan bagian tubuh lainnya dipukul oleh Nizwar.
Setelah memukul, Nizwar berusaha melarikan diri. Namun dicegat oleh personel Polsek Lau.
Korban kecelakaan dibawa ke Polsek Lau lalu ke Unit Laka Polres Maros.
Sementara pelaku pulang ke rumahnya yang berada di lorong depan Polsek Lau.
"Kenapa ada oknum polisi seperti itu. Harus melindungi, ini malah memukul. Arogan," kata dia.
Warga mendesak Polda Sulsel untuk memberikan sanksi tegas tehadap Briptu Nizwar.
Apalagi Nizwar memang diketahui sering melakukan hal yang sama. Bahkan langsung memukul.
"Orang di Lau bilang, kalau itu (Nizwar) begitu memang orangnya (arogan)," kata Fathur.
Jika Nizwar tak diberikan sanksi tegas, maka warga sebut akan masih ada korban-korban berikutnya.
Sementara Kanit Laka Polres Maros, Iptu Syamsir membenarkan pelaku adalah oknum polisi yang bertugas di Bayangkara Polda Sulsel.
Syamsir mengatakan kecelakaan tersebut sudah ditangani dengan baik.
"Kedua pihak sepakat untuk berdamai secara kekeluargaan. Kerugian korban ditanggung," kata dia.
Selain Fathur mengalami luka yang cukup serius, kondisi motor metik yang dikendarainya juga rusak parah.
Ponsel seharga Rp6 juta yang dikantonginya saat kecelakaan juga rusak. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kondisi-motor-yang-dikendarai-Fathur-setelah-ditabrak-oleh.jpg)