Pemprov Sulsel

Pemprov Sulsel Jadikan Ekspor dan Investasi Prioritas di Masa Pandemi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) fokus mempertajam dua hal di masa pandemi yaitu ekspor dan investasi..

Penulis: Wahyudin Tamrin | Editor: Sukmawati Ibrahim
PEMPROV SULSEL
Sekretaris Daerah Pemprov Sulsel Abdul Hayat Gani saat meninjau komoditas yang siap diekspor di Terminal Petikemas Makassar, Jl Nusantara, Pattunuang, Kecamatan Wajo, Kota Makassar, Senin (15/8/2022). Diketahui Pemprov Sulsel fokus mempertajam dua hal di masa pandemi yaitu ekspor dan investasi. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) fokus mempertajam dua hal di masa pandemi yaitu ekspor dan investasi.

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Pemprov Sulsel Abdul Hayat Gani saat pelepasan ekspor di Terminal Petikemas Makassar, Jl Nusantara, Pattunuang, Kecamatan Wajo, Kota Makassar, Senin (15/8/2022).

"Dua hal yang kita pertajam di masa pandemi ini. Investasi dan ekspor," katanya.

"Pilihannya hanya itu dua. Bagaimana investor dibuat aman, nyaman, dan terkendali," sambungnya.

Abdul Hayat Gani menyebutkan, Sulsel memiliki banyak komoditas yang memiliki nilai jual untuk di ekspor.

Apalagi Pemprov Sulsel siap untuk memfasilitasi ekspor ke berbagai negara.

"Saya kira sudah tidak ada lagi kendala. Sekarang itu kita tinggal menunggu apa yang mau diekspor. Karena semua dimudahkan. Jadi direct ekspornya sudah oke," ujarnya.

Menurutnya, yang terpenting dilakukan adalah menjaga kualitas ekspor agar persaingan global bisa dimenangkan.

"Tidak ada kemenangan tanpa kekuatan, tidak ada kekuatan tanpa persatuan, dan tidak persatuan tanpa skala prioritas," katanya.

Pada Senin (15/8/2022) melalui Dinas Perdagangan, Pemprov Sulsel mengekspor 23 komoditas ke 20 negara tujuan.

Volume ekspor seberat 61,59 ribu ton dengan nilai ekspor seharga Rp 648,6 miliar.

Pemprov Sulsel menyelenggarakan ekspor serentak di tiga pelabuhan ini dalam rangka menyambut hari ulang tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-77.

Di Terminal Petikemas Makassar, Pelabuhan Malili Luwu Timur, dan Pelabuhan Biringkassi Pangkep.

Merdeka Dagang Andalan Sulsel Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat menjadi tema pelepasan ekspor.

23 komoditas yang diekspor meliputi biji kopi, carrageenan, clinker, cocoa beans, cocoa liquor, cumi-cumi, damar, dedak gandum, getah pinus, gurita, ikan tuna.

Kancing kerang, kayu olahan, kulit ari mete, marmer, mete kupas, minyak mete, nikel, rumput laut, telur ikan terbang, tepung rumput laut, udang olahan, dan udang segar.

Komoditas tersebut dikirim ke 20 negara yaitu Inggris, Amerika Serikat, Australia, Belanda, Belgia, China, Prancis, Hongkong, India, Italia, Jepang, Jerman, Korea Selatan, Malaysia, Polandia, Rusia, Selandia Baru, Taiwan, Thailand, dan Vietnam. (*)

 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved