Pemprov Sulsel

Januari-Juli 2022, Ekspor Sulsel Naik 57,17 Persen, Nilai Rp 19,417 Triliun

Nilai ekspor Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami pertumbuhan sebesar 57,17 persen pada periode Januari hingga Juli 2022

Penulis: Wahyudin Tamrin | Editor: Sukmawati Ibrahim
PEMPROV SULSEL
Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani saat melepas secara resmi ekspor komoditas dengan cara membunyikan sirine di Terminal Petikemas Makassar, Jl Nusantara, Pattunuang, Kecamatan Wajo, Kota Makassar, Senin (15/8/2022). Diketahui Ekspor Sulsel mengalami pertumbuhan sebesar 57,17 persen pada periode Januari hingga Juli 2022. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Nilai ekspor Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami pertumbuhan sebesar 57,17 persen pada periode Januari hingga Juli 2022.

Pada periode ini, Sulsel telah mengekspor sebanyak 652,32 ribu ton dengan nilai jual Rp 19,417 triliun.

Neraca perdagangan Sulsel periode yang sama juga mengalami kenaikan surplus sebesar Rp 6,03 triliun.

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Pemprov Sulsel Abdul Hayat Gani, saat pelepasan ekspor di Terminal Petikemas Makassar, Jl Nusantara, Pattunuang, Kecamatan Wajo, Kota Makassar, Senin (15/8/2022).

Ia mengatakan, ada tiga sektor yang berkontribusi pada ekspor tahun 2022.

Sektor pertanian berkontribusi 42,92 persen, industri 9,06 persen, dan tambang 75,54 persen.

"Secara umum pertumbuhan ekonomi alhamdulillah sudah bagus sekali," katanya.

"Tapi kita tidak bisa berpuas diri dengan kondisi ini. Kita harus menciptakan dan menunjukkan bahwa memang kita adalah pintu gerbang," tambahnya.

Baca juga: Pemprov Sulsel Jadikan Ekspor dan Investasi Prioritas di Masa Pandemi

Pria kelahiran Barru itu menyebutkan, ada lima komoditas utama Sulsel yang diekspor periode tahun 2022.

Yakni nikel, rumput laut, carrageenan, udang segar, dan kakao liquor.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved