Nasib Ayah Pelaku Rudapaksa Anak Kandung di Pinrang Terancam 15 Tahun Penjara

Menggunakan baju tahanan orange dan celana kaos berwarna biru, ZN mengakui perbuatannya dihadapan penyidik.

Penulis: Nining Angraeni | Editor: Saldy Irawan
DOK PRIBADI
Seorang ayah inisial ZN (36) di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, diperiksa polisi usai tega rudapaksa anak kandungnya, Senin (15/8/2022).  

TRIBUNPINRANG.COM, PINRANG - Pelaku pemerkosaan ZN (36) diperiksa intensif di ruangan Unit PPA Satreskrim Polres Pinrang, Senin, (15/08/2022).

Menggunakan baju tahanan orange dan celana kaos berwarna biru, ZN mengakui perbuatannya dihadapan penyidik.

ZN mengaku merudapaksa anak kandungnya setelah pesta minuman keras (miras) dengan teman-temannya.

"Saya pergi minum minuman keras sama teman-teman. Setelah itu pulang ke rumah tengah malam dan saya lakukan itu (rudapaksa) ke anakku sendiri," katanya dihadapan penyidik.

Usai melakukan itu ke anak kandungnya yang masih berusia 11 tahun, ZN mengancamnya.

"Saya bilang, kalau kamu melapor ke orang-orang, saya potong itu leher mu," ucapnya.

ZN mengaku baru merudapaksa anaknya satu kali.

"Sekitar bulan Juni-Juli," sebutnya.

Diketahui, ZN dan istrinya sudah bercerai. Kemudian anak-anaknya tinggal bersama dirinya.

Saat melakukan aksinya, korban dan adiknya yang berusia 7 tahun sedang tertidur.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved