DPRD Naikkan Target Pendapatan Daerah Sulsel Jadi Rp9,7 Triliun

DPRD Sulsel dan Andi Sudirman Sulaiman setujui pendapatan daerah di tahun 2023 diangka Rp 9 Triliun, rinciannya

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Waode Nurmin
TRIBUN TIMUR/ Muhammad Abdiwan
Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari (kanan) bersama Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman (kiri) memperlihatkan nota kesepahaman antara DPRD Sulsel bersama Pemprov Sulsel di Gedung DPRD Sulsel Jalan Urip Sumoharjo Kota Makassar Jumat (12/8/2022) malam. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Target pendapatan daerah Provinsi Sulawesi Selatan disepakati mencapai Rp9.727.321.315.148 (9,7 T) untuk tahun anggaran 2023 mendatang.

Hal itu ditetapkan badan anggaran DPRD Sulsel bersama tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) Sulsel.

DPRD Sulsel menggelar rapat paripurna penandatangan nota kesepahaman kebijakan umum APBD Sulsel (KUA) 2023 dan prioritas plaforn anggaran sementara (PPAS) 2023 di Gedung DPRD Sulsel Jumat (12/8/2022) malam.

Rapat berlangsung pukul 20.15 Wita, dipimpin Wakil Ketua I Syaharuddin Alrif. Turut hadir Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, juga Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari.

Dalam laporannya, ketua tim kerja badan anggaran, Irwan Hamid menyampaikan sejumlah poin keputusan tim banggar bersama TAPD.

Pertama, target pendapatan daerah sebesar Rp9.727.321.315.148 (9,7 T).

Jumlah itu naik dari usulan TAPD Sulsel Rp9.527.321.315.148.

Irwan merincikan, target pendapatan asli daerah sebesar Rp5.241.732.200.577.

"Sementara target pendapatan transfer daerah sebesar Rp4.17.489.435.321," kata Irwan Hamid dalam laporannya.

Sisanya pendapatan yang sah sebesar Rp88.099.679.250. Kemudian belanja daerah sebesar Rp9.392.321.315.148.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved