Polisi Tembak Polisi

Usai Gelar Perkara, Polri Hentikan Penyidikan Kasus Pelecehan Terhadap Putri Candrawathi

berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan Jumat (12/8/2022) Andi mengungkapkan tidak ditemukannya peristiwa pidana dalam laporan dugaan pelecehan

Editor: Muh. Irham
Kolase TribunTimur.com
Kolase Putri Candrawathi saat bersama Brigadir J. Putri Candrawathi istri Irjen Ferdy Sambo belum berani diperiksa oleh Komnas HAM terkait kasus kematian Brigadir J. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Mabes Polri menyatakan telah menghentikan penyidikan kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J kepada istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Mabes Polri, Brigjen Andi Rian mengatakan, dugaan pelecehan itu didaftarkan oleh Putri Candrawathi dengan nomor laporan polisiLPB1630/VII/2022/SPKT/Polres Metro Jakarta Selatan Polda Metro Jaya tanggal 9 Juli 2022 lalu. 

Diketahui, laporan tersebut terkait dugaan pelecehan oleh Brigadir J kepada Putri ini sebelumnya dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan yang kemudian dilimpahkan ke Bareskrim Polri.

Namun, berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan Jumat (12/8/2022) sore ini, Andi mengungkapkan tidak ditemukannya peristiwa pidana dalam laporan dugaan pelecehan tersebut.

Oleh karena itu, Bareskrim Polri kini memutuskan untuk menghentikan penyidikan kasus dugaan pelecehan pada istri Irjen Ferdy Sambo tersebut.

"Berdasarkan hasil gelar perkara tadi sore kedua perkara ini kita hentikan penyidikannya karena tidak ditemukan peristiwa pidana. Bukan merupakan peristiwa pidana. Oleh karena itu berdasarkan hasil gelar tadi saya sampaikan, perkara ini kami hentikan penangannnya," kata Andi dalam tayangan Breaking News Kompas TV, Jumat (12/8/2022).

Andi menjelaskan, sebelumnya ada dua laporan polisi yang dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Yakni laporan polisi (LP) model A terkait percobaan pembunuhan dan laporan polisi model B terkait dugaan pelecehan.

Kedua laporan tersebut pun statusnya sudah naik ke penyidikan.

Namun, kini telah terungkap adanya pembunuhan berencana pada Brigadir J dengan tersangka Irjen Ferdy Sambo yang dijerat pasal 340 KUHP.

Selain itu, Andi menyebut dua LP soal percobaan pembunuhan dan dugaan pelecehan yang sebelumnya ditangani Polres Metro Jakarta Selatan masuk dalam kategori obstruction of justice.

"Kita tahu dua perkara ini statusnya sudah naik sidik, kemudian berjalan waktu, kasus yang dilaporkan dengan korban Brigadir Yosua terkait pembunuhan berencana, ternyata ini menjawab dua LP tersebut."

"Kita anggap dua LP ini menjadi satu bagian, masuk dalam kategori obstruction of justice. Ini bagian dari upaya untuk menghalang-halangi pengungkapan daripada kasus 340," terang Andi.

Andi menambahkan, saat ini semua penyidik yang bertanggung jawab menangani dua LP tersebut pun tengah dilakukan pemeriksaan khusus oleh Irsus Polri.

"Semua penyidik yang bertanggung jawab pada LP ini sebelumnya sedang dilakukan pemeriksaan khusus oleh Irsus," pungkasnya.

Piyama Putri Candrawathi Jelang Kematian Brigadir J Disorot

Diwartakan Tribunnews.com sebelumnya, Sebuah rekaman CCTV yang beredar menunjukkan istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dua kali berganti pakaian di detik-detik kematian Brigadir J.

Pakaian kedua Putri Candrawathi menarik perhatian netizen.

Bahkan sebuah akun media sosial mengulas pakaian tidur tersebut.

Bukan tanpa alasan, piyama tersebut merupakan pakaian tidur brand fashion kenamaan Victoria's Secret.

Ditelusuri Tribunnews.com, dalam laman website resmi victoria secret satu set pakaian tersebut dibandrol seharga 1.579.000.

Tertulis bahwa piyama tersebut memiliki nama VICTORIA'S SECRET Satin Short PJ Set dengan warna tertera Noir Navy Stripes With Logo.

Pakaian tersebut berupa atasan berlengan pendek dan celana pendek dengan bahan satin mewah.

Baju siap tidur dengan kancing depan sepinggul itu serta celana pendek bersaku itu memiliki tampilan fit dibadan.

Ditambah dengan kerah takik, motif tegas garis-garis, serta logo huruf bersambung sweet dream, kian menambah kesan pakaian istri jenderal dua ini nyaman digunakan.

Jejak Rekam Pakaian Putri Candrawathi, Sebelum Piyama Istri Ferdy Sambo Pakai Sweater Hijau

Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dua kali berganti pakaian.

Pada rekaman CCTV tertulis, pukul 15:41, Putri Candrawathi beserta rombongan dari Magelang tiba di rumah pribadi Ferdy Sambo di Jalan Saguling III.

Saat tiba terekam pertama di rumah pribadi Ferdy Sambo, Putri Candrawathi terlihat mengenakan sweater lengan panjang berwarna hijau dan celana legging hitam.

Selanjutnya pada pukul 17.05, mengenakan pakaian yang sama, Putri Candrawathi berjalan keluar menuju mobil hitam pergi meninggalkan rumah pribadi Ferdy Sambo.

Dalam jangka waktu antara pukul 17.05 sampai 17:23 WIB, CCTV tidak merekam lagi aktivitas Brigadir J di rumah Jalan Saguling III.

Kemudian, sekitar pukul 17.23 WIB, Putri Candrawathi kembali terekam CCTV masuk ke rumah pribadi Ferdy Sambo.

Namun kali ini, dia terekam mengenakan pakaian berbeda seperti pakaian yang dia kenakan tadi pada pukul 15:41.

Pada rekaman CCTV pukul 17:23 ini, Putri Candrawathi terlihat mengenakan pakaian set baju piyama dengan celana pendek berwarna Hijau.

Mulai saat itu, CCTV di rumah pribadi Ferdy Sambo di Jalan Saguling III sudah tidak pernah merekam aktivititas Brigadir J.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved