Liga Santri

Klub Bola Santri DDI Mangkoso Kesal, Protes Mereka tak Dihiraukan

Protes tersebut telah dilayangkan kepada penyelenggara dan pengawas Kompetisi Sepak Bola Piala KASAD Liga Santri PSSI 2022 di Kabupaten Pinrang

Penulis: Darullah | Editor: Muh. Irham
dok pribadi
Official Klub Sepak Bola Santri Ponpes DDi Mangkoso, Andi Syamsul Alam ajukan protes kepada penyelenggara dan pengawas Kompetisi Sepak Bola Piala KASAD Liga Santri PSSI 2022. 

BARRU, TRIBUN-TIMUR.COM - Official dan pelatih Klub Sepak Bola Santri Pondok Pesantren DDI Mangkoso, Kabupaten Barru, Sulsel kesalkan ajuan protesnya yang penyelesaiannya terkesan serimonial belaka dan tidak ada penyelesaian.

Sehingga klub sepak bola Santri Pondok Pesantren DDI Mangkoso harus gugur dan tidak bisa melanjutkan pertandingan ke babak selanjutnya.

Protes tersebut telah dilayangkan kepada penyelenggara dan pengawas Kompetisi Sepak Bola Piala KASAD Liga Santri PSSI 2022 di Kabupaten Pinrang beberapa waktu lalu, karena terdapat beberapa pemain Klub Sepak Bola Gabungan Santri Ponpes Pinrang yang ternyata tidak lagi berstatus santri.

Official Klub Sepak Bola Santri Ponpes DDI Mangkoso, Andi Syamsul Alam mengatakan protesnya di Liga Santri PSSI 2022 di Kabupaten Pinrang sepertinya memang tidak ada penyelesaian.

“Padahal kita tempo hari telah menghadapkan protes tersebut ke Kodam yang kemudian kita diarahkan untuk ke Dandim Pinrang. Tapi mereka meyerahkan kasus tersebut kepada PSSI dalam hal ini Asprof dan Askab Pinrang,” ujarnya kepada TribunBarru.com, Jumat (12/8/2022).

“Karna protes kita tidak ada tindakan selanjutnya, sehingga peserta yang lolos pada liga santri yang diadakan di Kabupaten Pinrang beberapa hari yang lalu adalah Klub Sepak Bola Gabungan Santri Ponpes Pinrang untuk berlaga di babak selanjutnya di Korem Bone,” katanya.

Pihaknya memaparkan bahwa ada empat peserta liga santri yang telah dinyatakan menang dan melanjutkan berlaga di perempat final di Korem Bone, diantaranya yaitu pemenang di wilayah satu adalah perwakilan klub sepak bola Ponpes Makassar mewakili Kodim Makassar, selanjutnya wilayah dua yaitu pemenangnya adalah Perwakilan klub sepak bola Ponpes Kabupaten Soppeng mewakili Kodim Soppeng.

Kemudian di wilayah tiga pemenangnya yaitu perwakilan Klub sepak bola Ponpes Bantaeng mewakili Kodim Bantaeng, dan wilayah empat pemenangnya yaitu Klub Sepak Bola Gabungan Santri Ponpes Pinrang mewakili Kodim Pinrang.

“Namun kemenangan Klub Sepak Bola Gabungan Santri Ponpes Pinrang dalam kondisi curang melawan Klub Sepak Bola Santri Pondok Pesantren DDI Mangkoso, karna ada beberapa pemainya yang tidak lagi berstatus santri,” ungkap Pembina Ponpes DDI Mangkoso ini.

Dari keempat pemenang setiap wilayah tersebut mempertemukan Klub Ponpes Bantaeng Vs Klub Sepak Bola Gabungan Santri Ponpes Pinrang, dan klub Ponpes Soppeng Vs klub Ponpes Makassar.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved