Balapan Liar

Satlantas Polres Sinjai Tolak Kembalikan 20 Sepeda Motor yang Ditahan, Ini Alasanya

Polisi hingga kini masih menahan 20 unit sepeda motor yang biasa digunakan balapan liar. Polisi menolak mengembalikan ke pemiliknya

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Muh. Irham
Tribun Sinjai/Samsul Bahri
Kasat Lantas Polres Sinjai Iptu Muh Idris memberi penjelasan terkait kendaraan sepeda motor dipakai balap liar, Kamis (11/8/2022) 

SINJAI, TRIBUN-TIMUR.COM - Sebanyak 20 sepeda motor ditahan Satlantas Polres Sinjai, Sulawesi Selatan.

Ke 20 unit sepeda motor tersebut ditahan Satlantas setelah digunakan sejumlah warga untuk aksi balapan liar.

"20 sepeda motor ini kami tahan setelah digunakan sejumlah warga balapan liar," kata Kasat Lantas Polres Sinjai, Iptu Muh Idris, Kamis (11/8/2022).

Sepeda motor ini ditahan oleh Satlantas Polres Sinjai sejak bulan Mei lalu.

Tidak dikembalikan kepada pemilik disebabkan mereka tidak dapat menunjukkan bukti kepemilikan.

"Mereka pebalap liar tak bisa perlihatkan surat-surat kepemilikan kendaraan," kata Idris.

Diungkap bahwa sebelumnya para pebalap liar ini telah meminta dikembalikan sepeda motornya.

Hanya saja Satlantas Polres Sinjai tidak dapat memberikan kepada mereka disebabkan tidak memiliki surat seperti STNK dan BPKB.

Idris juga menduga sepeda motor tersebut adalah sepeda motor hasil curian.

Untuk mengetahui pemilik sebenarnya, Satlantas Polres Sinjai akan bekerjasama Samsat Sinjai untuk melihat nomor mesin.

Di nomor mesin itu sudah dapat diketahui siapa pemilik sepeda motor sesungguhnya.

Sebelumnya 128 unit sepeda motor yang ditahan.

Sepada motor tersebut ditahan polisi ke Polres kerena digunakan balapan liar.

Aksi balapan liar ini meresahkan masyarakat karena membayahakan pengguna jalan atau masyarakat lain.

Aksi balapan liar dan free style ini  dilakukan  di beberapa titik, mulai dalam kota, Sinjai Timur, Sinjai Selatan dan Tellulimpoe. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved