Ingat Antasari Azhar Ketua KPK Era SBY Otak Pembunuhan Seperti Ferdy Sambo? Lolos dari Hukuman Mati

Antasari Azhar Ketua KPK era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga melakukan pembunuhan berencana seperti Irjen Ferdy Sambo.

Editor: Ansar
Kolase Kompas.com
Antasari Azhar Ketua KPK era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Antasari Azhar juga melakukan pembunuhan berencana seperti Irjen Ferdy Sambo namun lolos dari hukuman mati. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kasus pembunuhan berencana yang dilakukan mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo ke Brigadir J membuat netizen ingat Antasari Azhar.

Pada tahun 2009, Antasari Azhar Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga melakukan pembunuhan berencana.

Kala itu Ketua KPK Antasari Azhar lolos dari ancaman hukuman mati.

Ia hanya divonis 18 tahun penjara atas pembunuhan bos PT Putra Rajawali Bantaran, Nasrudin Zulkarnain.

Ketua KPK periode 2007-2009 tersebut terbukti bersalah terlibat kasus pembunuhan berencana terhadap Nasruddin.

Sementara, Irjen Ferdy Sambo juga terancam hukuman mati setelah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Brigadir J.

Diketajui, Mantan Kepala Bareskrim Polri (Kabareskrim) Susno Duadji mengapresiasi Polri menyangkakan pelaku pembunuhan Brigadir J dengan pasal pembunuhan berencana dengan ancaman maksimal hukuman mati.

Susno mengatakan, hukuman mati tersebut merupakan kali pertama ancaman yang disangkakan kepada perwira tinggi Polri yang terjerat kasus pidana dan diumumkan langsung oleh Kapolri.

"Sampai saat ini seingat saya benar demikian, termasuk diumumkan oleh pejabat paling tinggi di Polri juga baru sekali ini," kata Susno dikutip siaran Kompas TV, Selasa (9/8/2022).

"Pasal yang dituduhkan tadi pasal yang sangat sangat berat," lanjutnya.

 Meski begitu, mungkin Anda masih teringat kasus pembunuhan berencana yang dilakukan Antasari Azhar?

Pada tahun 2009, Antasari Azhar divonis 18 tahun penjara atas pembunuhan bos PT Putra Rajawali Bantaran, Nasrudin Zulkarnain.

Antasari Azhar, didampingi istrinya, Ida Laksmiwati, dan adik Direktur PT Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnain, Andi Syamsudin, mengikuti sidang putusan Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Kamis (6/3/2014).
Antasari Azhar, didampingi istrinya, Ida Laksmiwati, dan adik Direktur PT Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnain, Andi Syamsudin, mengikuti sidang putusan Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Kamis (6/3/2014). (Tribunnews.com)

Mulai dari Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi, Mahkamah Agung, hingga peninjauan kembali, Antasari dinyatakan bersalah.

Meski begitu, Antasari akhirnya bebas pada 2016.

Halaman
1234
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved