9 Ribu Pengangguran di Sulsel Datang Cari Kerja ke Job Fair Disnaker

Nielma Palamba membeberkan dari data perusahaan di hari pertama, PT Suraco Jaya Abadi Motor menerima 300 berkas lamaran

Penulis: Siti Aminah | Editor: Waode Nurmin
TRIBUN TIMUR/ Muhammad Abdiwan
Job fair digelar di Mal Pipo Makassar sejak Rabu (10/8/2022). Job Fair ini merupakan inisiasi Dinas Tenaga Kerja Makassar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar mendata 9 ribu pengangguran dan pencari kerja datang ke acara job fair yang berlangsung di Mal PiPo, Jl Metro Tanjung Bunga.

Mereka bukan hanya berasal dari warga Kota Makassar tapi juga warga daerah lain yang ada di Sulawesi Selatan.

Hal diatas disampaikan oleh Kepala Disnaker Makassar, Nielma Palamba.

Nielma mengatakan, antusias masyarakat mengikuti job fair selama dua hari sangat tinggi.

Apalagi saat hari pertama, peserta membludak mencapai 6.500 orang.

Sementara dihari kedua hampir 3 ribu orang.

"Dari data kami di Disnaker, selama dua hari ini ada sekitar 9 ribu yang akses job fair, termasuk yang mengisi daftar hadir secara online," ucap Nielma Palamba saat ditemui di lokasi Job Fair, Kamis (11/8/2022).

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Makasar ini mengakui, animo masyarakat sangat tinggi karena selama pandemi kegiatan job fair tidak lagi dilakukan.

Perusahaan juga banyak yang telah melakukan PHK dan merumahkan karyawannya.

Informasi yang dihimpun dari beberapa perusahaan, saat hari pertama berkas pelamar yang masuk rata-rata sampai 3 ratus.

PT Mayora misalnya, menerima 700 berkas dari pelamar yang ada di job fair, PT Suraco Jaya Abadi Motor (Yamaha) menerima 300an berkas, PT Fastrata Buana juga menerima 300 berkas di hari pertama.

"Di sini ada 50 booth perusahan, kita mempertemukan antara pencari kerja dan penerima kerja lewat job fair, tujuannya agar pengangguran di Makassar bisa mengalami penurunan," ujarnya.

Hanya saja, tingginya angka warga yang menghadiri job fair membuatnya miris.

Artinya, banyak sekali masyakarat yang menganggur.

Sementara kuota yang disiapkan dalam job fair ini hanya 1.704 formasi.

"Itupun kalau pelamar kerja memenuhi syarat perusahaan, karena yang kita lihat bukan berapa banyak yang mendaftar tapi berapa banyak yang terserap di dunia kerja," tuturnya.

Karena itu, untuk menyerap tenaga kerja lebih banyak, Pemkot Makassar akan kembali hadir dengan job fair pada Oktober atau November mendatang..

"Kita akan buat job fair lagi sebelum akhir tahun, apalagi melihat partisipasi masyarakat yang tinggi," katanya.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved