Proyek Rehabilitasi Sungai

Proyek Rehabilitasi dan Penataan Sungai Bojo Barru Tak Gunakan Papan Nama, Kades Ingin Ketemu Pimpro

Penggunaan papan nama dalam pengerjaan proyek telah diatur dalam Perpres nomor 54 tahun 2010 dan nomor 70 tahun 2012.

Penulis: Darullah | Editor: Muh. Irham
ist
Kondisi proyek rehabilitasi dan penataan Sungai Bojo Kabupaten Barru, Sulsel, Rabu (10/8/2022). Proyek rehabilitasi Sungai Bojo ini tidak menggunakan papan nama proyek seperti proyek-proyek pemerintah lainnya 

BARRU, TRIBUN-TIMUR.COM - Proyek rehabilitasi dan penataan Sungai Bojo Kabupaten Barru yang dilaksanakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) diduga abaikan Perpres.

Pasalnya pengerjaan proyek tersebut tidak menggunakan papan nama

Penggunaan papan nama dalam pengerjaan proyek telah diatur dalam Perpres nomor 54 tahun 2010 dan nomor 70 tahun 2012.

Dalam Perpres tersebut diatur bahwasanya setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek dan memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek, kontraktor pelaksana serta nilai kontrak dan jangka waktu pengerjaannya.

Hingga saat ini, proyek fisik di Kabupaten Barru tanpa papan nama alias siluman masih kerap ditemukan. 

Salah satu warga Bojo Baru, Sulhan yang akrab disapa Erik mengaku tidak pernah melihat adanya papan proyek tersebut. 

"Yang kami ketahui, ini merupakan proyek balai untuk penataan batu gajah pinggiran sungai," ujarnya, Rabu (10/8/2022).

Pihaknya mengungkapkan pekerjaan sungai tersebut sudah dimulai sekira dua minggu yang lalu. 

"Dimana saat ini pengerjaan proyek tersebut telah memasuki proses penyusunan batu gajah menggunakan alat berat," ungkapnya.

"Kemungkinan rehabilitasi sungai itu hingga sepanjang 400 meter, yang meliputi kedua sisi sungai hingga ke muara," katanya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved