Cuaca Buruk

Hujan Deras dan Angin Kencang di Lutim, Warga Minta Pohon Pelindung Ditebang

Warga Desa Puncak Indah, Muhammad mengatakan pohon tumbang akibat dihantam angin kencang sangat perlu diwaspadai.

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Muh. Irham
Tribun Lutim/Ivan Ismar
Pohon pelindung ditebang di wilayah Desa Ussu, Kecamatan Malili. 

MALILI, TRIBUN-TIMUR.COM - Hujan deras disertai angin kencang biasa terjadi di wilayah Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Selain bencana tanah longsor dan banjir akibat hujan, warga juga mewaspadai pohon tumbang.

Di pinggir Jalan Poros Trans Sulawesi, banyak pohon pelindung yang ukurannya sudah besar di wilayah Luwu Timur.

Hal ini dikhawatirkan warga, saat musim hujan dan angin kencang terjadi.

Pohon bisa tumbang dan menimpa warga yang melintas.

Warga Desa Puncak Indah, Muhammad mengatakan pohon tumbang akibat dihantam angin kencang sangat perlu diwaspadai.

Di sejumlah wilayah di Luwu Timur laporan pohon tumbang terjadi, saat hujan dan angin kencang.

Meskipun sejauh ini belum ada laporan warga yang tertimpa pohon tumbang. 

"Apa mitigasi bencananya? Jangan ada kejadian baru bertindak?" katanya di Masjid Syuhada 45 Malili, Selasa (9/8/2022) malam.

Ia juga menyarankan pemerintah menyediakan nomor call center, OPD apa yang bisa dihubungi untuk menebang pohon ini.

"Ini sifatnya jaga-jaga, lebih baik dilakukan upaya pencegahan, yang rawan sebaiknya dipangkas atau ditebang," ujar dia.

Ada kejadian di Desa Ussu, Malili, pohon pelindung rantingnya patah dihantam truk yang mengangkut alat berat.

Batang pohon yang dihantam kendaraan itu jatuh dan nyaris menimpa pengendara di belakang truk.

Khusus di wilayah Ussu, sejumlah pohon tumbang sudah ditebang karena dianggap membahayakan.

Saat laporan dikirim, wilayah Desa Puncak Indah, Kecamatan sedang hujan deras.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved